Subang (ANTARA) - Petugas gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri dan masyarakat masih melakukan pencarian dua wisatawan asal Kabupaten Karawang, yang tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
"Korban diduga terbawa material longsor dan sampai saat ini masih dalam pencarian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang Udin Jazudin, saat dihubungi di Subang, Sabtu.
Tebing setinggi 250 meter di kawasan Curug Cileat, Kampung Cibogo, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, mengalami longsor akibat tingginya curah hujan di daerah tersebut pada Jumat (15/5).
Dua orang wisatawan asal Karawang yang sedang melakukan perjalanan menuju lokasi Curug Cileat dikabarkan hilang terbawa material longsor saat kejadian.
Kedua korban tersebut masing-masing bernama Alda Apriliani (22) yang merupakan warga Cikampek, Karawang dan Winda Limbong (20), warga Kosambi Karawang.
Rombongan wisatawan asal Karawang itu sebenarnya berjumlah lima orang. Saat kejadian, rombongan ini tengah berjalan menuju lokasi Curug Cileat. Namun tiba-tiba terjadi longsor.
Dari lima orang itu, tiga orang selamat dan dua lainnya hilang diduga tertimbunnya material longsor.
Udin menyampaikan, sebelumnya pencarian korban dilakukan hingga malam hari tapi tidak membuahkan hasil. Sebab longsoran material mengalir ke aliran Sungai Cileat. Pada Sabtu pagi ini pencarian korban kembali dilanjutkan.
Kegiatan pencarian korban ini dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri atas petugas BPBD, TNI, Polri, Relawan, Tagana dan masyarakat.
Dalam proses pencarian korban, BPBD Subang juga dibantu oleh petugas dari Tim BPBD Karawang.
Curug Cileat berada daerah Subang bagian selatan, tepatnya di Kampung Cibogo, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak.
Air terjun Curug Cileat ini termasuk air terjun tertinggi di Subang dengan ketinggian hampir 100 meter, berada di tebing-tebing tinggi dan berada di bawah kaki Gunung Canggah.
Lokasinya cukup tersembunyi dibalik hutan dan persawahan. Aksesnya juga belum bisa dilewati kendaraan. Sehingga pengunjung harus berjalan kaki atau trekking untuk sampai ke lokasi Curug Cileat.