Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan menata kawasan Benteng Kuto Besak menjadi kawasan destinasi wisata edukasi yang lebih terbuka bagi masyarakat, terutama terkait dengan nilai sejarah.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Selasa, menyatakan komitmen untuk menata ruang publik di ikon kota tersebut dengan tetap mengedepankan pelestarian nilai warisan budaya.
"Kami ingin penataan Benteng Kuto Besak tetap menjaga nilai sejarah, namun juga bisa dimanfaatkan masyarakat. Akses akan kita buka secara bertahap dengan batasan dan pengaturan tertentu," katanya.
Ia menjelaskan ke depan Benteng Kuto Besak tidak hanya diproyeksikan sebagai lokasi rekreasi dan tempat berswafoto, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi pengunjung untuk mengenal jejak historis Palembang sebagai salah satu kota tertua di Indonesia.
Pemkot Palembang juga menjajaki peluang pengembangan fasilitas pendukung di sekitar lokasi, termasuk rencana pembangunan poliklinik.
Ia juga telah menginstruksikan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) setempat untuk mengkaji bentuk dukungan dan sinergitas yang diperlukan.
"Silakan sampaikan terobosan-terobosan yang ada. Kami ingin kawasan ini benar-benar tertata dan menjadi ikon kebanggaan kota yang fungsional," ujarnya.