Baturaja (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mendirikan posko di jalur mudik rawan longsor sebagai upaya kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam untuk pemudik yang melintas di wilayah setempat.
Kepala BPBD OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi di Baturaja, Sabtu mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemetaan terdapat tiga kecamatan di daerahnya rawan longsor saat musim hujan.
Dia mengatakan, tiga kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Ulu Ogan, Lengkiti, dan Pengandonan.
"Tiga kecamatan ini merupakan jalur mudik perlintasan masyarakat dari OKU menuju Kabupaten Muara Enim dan OKU Selatan," katanya.
Sepanjang jalur tersebut merupakan daerah perbukitan dan dataran tinggi yang rawan longsor sehingga para pengendara harus waspada guna mengantisipasi korban jiwa.
Sebagai upaya penanggulangan, pihaknya telah mendirikan posko siaga banjir dan tanah longsor agar jika terjadi bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
"Di posko tersebut kami juga menyiapkan peralatan penanggulangan banjir dan tanah longsor agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa," tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat yang ingin berpergian atau mudik ke kampung halaman untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca, terutama bila akan melewati daerah-daerah rawan longsor tersebut.
"Kami sarankan untuk istirahat terlebih dahulu jika turun hujan sembari memastikan wilayah yang akan dilewati tersebut masih dalam kondisi aman," ujarnya.