Palembang, Sumsel (ANTARA) - Ratusan wisatawan atau pendaki memadati puncak Bukit Putri di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, setelah jalur pendakian Gunung Dempo, Pagaralam, ditutup sementara hingga 25 Maret 2026.

Wisatawan baik lokal Lahat maupun dari luar daerah pada Senin, memadati area perkemahan (camping ground) dan spot-spot foto di Bukit Putri, yang menawarkan pemandangan langsung ke arah puncak Bukit Serelo atau lebih dikenal dengan sebutan Gunung Jempol atau Bukit Jempol karena bentuknya seperti jempol manusia.

"Kami awalnya berencana mendaki Gunung Dempo, Pagaralam, tapi karena ditutup, kami alihkan ke Bukit Putri, Lahat," kata Ghulam Sua'dani (25) seorang wisatawan lokal asal Palembang, Sumsel.

Menurutnya, Bukit Putri menjadi pilihan karena lokasi Gunung Dempo dan Lahat hanya berjarak sekitar 1,5 jam.

Ia menyebutkan meskipun Bukit Putri hanya setinggi sekitar 500 meter di atas permukaan laut (mdpl), sementara puncak Gunung Dempo 3.178 mdpl, namun trek yang dilalui cukup memacu adrenalin para pendaki.

Ramainya para wisatawan di Bukit Putri itu juga bertepatan dengan libur panjang Tahun Bari Imlek 2026.

Sebelumnya, Sekretaris Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (Brigade) Desta Ndruru mengatakan pihaknya bersama KPH X Dempo telah mengeluarkan surat pemberitahuan bernomor 500.4.6.10/152/Dishut.KPH-X/2025 yang diterbitkan pada 19 Desember 2025 dan ditujukan kepada seluruh calon pendaki Gunung Dempo.

Dalam surat tersebut memuat soal penutupan pendakian ke Gunung Dempo yang dimulai dari pada 15 Januari hingga 25 Maret 2026, atau kurang lebih selama dua bulan.

"Penutupan sementara pendakian Gunung Dempo dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan penting, di antaranya penutupan dilaksanakan dengan tujuan pemulihan ekosistem Gunung Dempo atau peremajaan," katanya.

Sementara itu, Bukit Putri berada di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, yang berjarak sekitar lima jam dari ibu kota Provinsi Sumsel, Kota Palembang, dan bisa lebih cepat karena ada opsi lewat Tol Palembang-Prabumulih sebelum menuju ke Lahat.