Pangkalpinang (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memperkuat pengawasan pendistribusian LPG bersubsidi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), guna memastikan penyaluran gas tiga kilogram tepat sasaran dan sesuai ketentuan berlaku.
“Pertamina Patra Niaga secara konsisten melakukan pengawasan terhadap penyaluran LPG subsidi," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi dalam keterangan pers diterima di Pangkalpinang, Minggu.
Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus berkomitmen untuk memastikan penyaluran LPG subsidi tiga kilogram berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah serta tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh agen LPG untuk mengimbau pangkalan agar menyalurkan LPG subsidi sesuai ketentuan, tidak melakukan penjualan melebihi batas yang ditetapkan, serta mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku," katanya.
Ia mengatakan Pertamina Patra Niaga secara konsisten melakukan pengawasan terhadap penyaluran LPG subsidi. Apabila ditemukan agen atau pangkalan yang tidak mematuhi ketentuan, Pertamina akan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga menghormati dan mengapresiasi pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Babel sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan subsidi energi benar-benar tepat sasaran.
"Dalam rangka menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga melakukan pemantauan dan pengendalian penyaluran LPG subsidi di seluruh wilayah guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk membeli LPG tiga kilogram (kg) hanya di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di setiap desa dan kelurahan guna memperoleh harga sesuai HET. Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg.
Sebagai bagian dari upaya menjaga ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat yang tidak termasuk dalam golongan penerima subsidi untuk menggunakan LPG nonsubsidi, seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg.
"Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan apabila menemukan indikasi penyaluran LPG subsidi yang tidak sesuai ketentuan melalui Pertamina Contact Center 135," ujar dia