Baturaja (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, meminta warga di wilayah itu mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan menerapkan pola 3M dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes OKU Andi Prapto di Baturaja, Senin, mengatakan penyakit DBD rentan menyebar saat musim hujan.

"Saat musim hujan banyak terdapat genangan air sehingga jentik nyamuk jenis Aedes aegypti cepat berkembang biak dan menyebarkan penyakit pada manusia," katanya.

Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan DBD, saat ini pihaknya menggencarkan sosialisasi tentang pentingnya menerapkan pola 3M yaitu mengubur, menutup, dan menguras bak penampungan air guna terhindar penyakit DBD.

"Pola 3M ini masih menjadi cara yang sangat efektif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari DBD," ujarnya.


Masyarakat juga disarankan untuk memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi agar nyamuk tidak masuk ke dalam rumah.

"Bila perlu tidur menggunakan kelambu atau menyalakan obat nyamuk bakar di rumah agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti," tegasnya.

Sementara berdasarkan data sepanjang tahun 2024, kasus DBD di Kabupaten OKU menembus angka 412 kasus yang menyerang pasien anak-anak hingga dewasa, sehingga mereka menjalani perawatan di rumah sakit setempat akibat terserang penyakit tersebut.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya 162 kasus, dengan empat orang pasien anak-anak diantaranya meninggal dunia akibat DBD.

"Kabar baiknya pada 2024 tidak ada pasien yang meninggal dunia akibat DBD," ujar dia.


Pewarta : Edo Purmana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2025