10.295 warga dipindahkan dari kaki Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rabu, 6 November 2024 10:47 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyerahkan bantuan logistik kebutuhan pokok kepada korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, NTT, Selasa (5/11/2024). ANTARA/HO-BNPB
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 10.295 warga yang bermukim dalam radius sekitar tujuh kilometer di bawah kaki Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, diberikan opsi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dipindahkan tempat tinggalnya.
"Dipindah, daripada kita ambil risiko potensi bencana serupa pada masa mendatang," kata Kepala BNPB Suharyanto saat sosialisasi dan penyerahan bantuan logistik kepada korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sebagaimana keterangan ang diterima di Jakarta, Rabu.
Dia menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama sehingga relokasi atau pemindahan tempat tinggal ini sangat penting dan menjadi salah satu langkah mitigasi jangka panjang.
Adapun 10.295 orang atau 2.734 kepala keluarga tersebut merupakan warga dari 14 desa di tiga Kecamatan Ile Bura, Titehena, dan Wulanggitang yang menjadi korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Senin (4/11) dini hari.
Merujuk hasil analisa dari Badan Geologi Kementerian ESDM keberadaan desa yang terpaut sekitar tujuh kilometer (zona bahaya) dari bukaan kawah gunung api tidak hanya berpotensi terkena lontaran material vulkanik tapi juga banjir lahar dingin gunung Lewotobi Laki-Laki di masa mendatang.
Gunung Lewotobi Laki-Laki merupakan salah satu gunung api aktif di NTT yang hampir sepanjang tahun ini aktivitas vulkaniknya secara fluktuatif meningkat. Badan Geologi Kementerian ESDM meningkatkan statusnya menjadi level IV (Awas) mulai Ahad (3/11) pukul 24.00 Wita. Peningkatan status tersebut berdasarkan hasil evaluasi aktivitas periode 23 Oktober - 3 November 2024 pukul 18.00 WITA.
Suharyanto menjelaskan ada dua skema relokasi yang ditawarkan; warga bisa relokasi secara mandiri menempati lahan yang dimiliki di kawasan lain dan pemerintah yang membantu membangunkan rumahnya atau mengikuti semua yang disiapkan oleh pemerintah.
BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Flores Timur akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk melaksanakan skema relokasi warga yang sekaligus korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki itu.*
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sebanyak 10.295 warga dipindahkan dari kaki Gunung Lewotobi Laki-Laki
"Dipindah, daripada kita ambil risiko potensi bencana serupa pada masa mendatang," kata Kepala BNPB Suharyanto saat sosialisasi dan penyerahan bantuan logistik kepada korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sebagaimana keterangan ang diterima di Jakarta, Rabu.
Dia menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama sehingga relokasi atau pemindahan tempat tinggal ini sangat penting dan menjadi salah satu langkah mitigasi jangka panjang.
Adapun 10.295 orang atau 2.734 kepala keluarga tersebut merupakan warga dari 14 desa di tiga Kecamatan Ile Bura, Titehena, dan Wulanggitang yang menjadi korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Senin (4/11) dini hari.
Merujuk hasil analisa dari Badan Geologi Kementerian ESDM keberadaan desa yang terpaut sekitar tujuh kilometer (zona bahaya) dari bukaan kawah gunung api tidak hanya berpotensi terkena lontaran material vulkanik tapi juga banjir lahar dingin gunung Lewotobi Laki-Laki di masa mendatang.
Gunung Lewotobi Laki-Laki merupakan salah satu gunung api aktif di NTT yang hampir sepanjang tahun ini aktivitas vulkaniknya secara fluktuatif meningkat. Badan Geologi Kementerian ESDM meningkatkan statusnya menjadi level IV (Awas) mulai Ahad (3/11) pukul 24.00 Wita. Peningkatan status tersebut berdasarkan hasil evaluasi aktivitas periode 23 Oktober - 3 November 2024 pukul 18.00 WITA.
Suharyanto menjelaskan ada dua skema relokasi yang ditawarkan; warga bisa relokasi secara mandiri menempati lahan yang dimiliki di kawasan lain dan pemerintah yang membantu membangunkan rumahnya atau mengikuti semua yang disiapkan oleh pemerintah.
BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Flores Timur akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk melaksanakan skema relokasi warga yang sekaligus korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki itu.*
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sebanyak 10.295 warga dipindahkan dari kaki Gunung Lewotobi Laki-Laki
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Angin puting beliung rusak empat sekolah di OKU Selatan, tak ada korban jiwa
05 April 2026 21:12 WIB
Niat menolong korban kecelakaan, polisi Ogan Ilir malah temukan 17 paket sabu
03 April 2026 6:44 WIB
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 12 orang alami luka bakar serius hingga 70 persen
02 April 2026 7:14 WIB
Pemkab OKU Selatan dirikan dapur umum untuk korban banjir di Desa Simpang Sender
01 April 2026 20:43 WIB
Polres beri bantuan perlengkapan sekolah korban kebakaran di Pemulutan Ogan Ilir
01 April 2026 19:33 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta 7 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan hingga sedang mulai sore
07 April 2026 6:58 WIB
Ratusan rumah di Kota Bengkulu terendam banjir, ketinggian air capai satu meter
06 April 2026 15:05 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Minggu 5 April 2026: Waspada hujan sedang hingga petir di siang hari
05 April 2026 9:05 WIB
BPBD Tulungagung turunkan alat berat untuk buka akses jalan yang tertutup longsor di Sendang
04 April 2026 21:07 WIB
Gunung Semeru sembilan kali erupsi pada Sabtu pagi, tinggi letusan capai 1.000 meter
04 April 2026 12:11 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Jumat 3 April 2026: Seluruh wilayah alami hujan ringan
03 April 2026 7:35 WIB
BMKG: Ternate, Bitung, dan Halmahera berstatus siaga tsunami usai gempa Magnitudo 7,6
02 April 2026 7:12 WIB