Warga OKU diminta waspadai cuaca ekstrem
Sabtu, 2 November 2024 23:00 WIB
Warga Kabupaten OKU berjalan di tengah banjir yang terjadi pada periode Mei 2024. ANTARA/Edo Purmana
Baturaja (ANTARA) - Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan diminta waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi di Baturaja, Sabtu, mengatakan bahwa berdasarkan peringatan dini dari BMKG kabupaten setempat berpotensi dilanda hujan lebat selama dua hari ke depan.
"BMKG merilis sejumlah wilayah di Sumsel, termasuk Kabupaten OKU berada di level waspada cuaca ekstrem di mana diprediksi akan terjadi hujan lebat pada periode 3-4 November 2024," katanya.
Adapun dampak yang dikhawatirkan akibat cuaca ekstrem tersebut seperti jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang, dan banjir menggenangi sebagian jalanan serta pemukiman penduduk di wilayah itu.
"Masyarakat harus tetap waspada, namun jangan terlalu panik berlebihan," ujarnya.
Sebagai upaya pencegahan, kata dia, pihaknya melakukan monitoring untuk melakukan pemetaan di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU yang berpotensi terjadi banjir dan tanah longsor.
Berdasarkan hasil pemetaan terdapat 11 kecamatan yang rawan bencana banjir dan tanah longsor meliputi Muara Jaya, Pengandonan, Ulu Ogan, Lengkiti, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.
BPBD OKU juga meningkatkan pemantauan cuaca dan rutin memantau debit air Sungai Ogan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
"Termasuk juga kami mengaktifkan kembali posko penanggulangan bencana di daerah rawan banjir dan tanah longsor di Kabupaten OKU," ujar dia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi di Baturaja, Sabtu, mengatakan bahwa berdasarkan peringatan dini dari BMKG kabupaten setempat berpotensi dilanda hujan lebat selama dua hari ke depan.
"BMKG merilis sejumlah wilayah di Sumsel, termasuk Kabupaten OKU berada di level waspada cuaca ekstrem di mana diprediksi akan terjadi hujan lebat pada periode 3-4 November 2024," katanya.
Adapun dampak yang dikhawatirkan akibat cuaca ekstrem tersebut seperti jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang, dan banjir menggenangi sebagian jalanan serta pemukiman penduduk di wilayah itu.
"Masyarakat harus tetap waspada, namun jangan terlalu panik berlebihan," ujarnya.
Sebagai upaya pencegahan, kata dia, pihaknya melakukan monitoring untuk melakukan pemetaan di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU yang berpotensi terjadi banjir dan tanah longsor.
Berdasarkan hasil pemetaan terdapat 11 kecamatan yang rawan bencana banjir dan tanah longsor meliputi Muara Jaya, Pengandonan, Ulu Ogan, Lengkiti, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.
BPBD OKU juga meningkatkan pemantauan cuaca dan rutin memantau debit air Sungai Ogan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
"Termasuk juga kami mengaktifkan kembali posko penanggulangan bencana di daerah rawan banjir dan tanah longsor di Kabupaten OKU," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cuaca ekstrem padamkan listrik di Lahat, PLN ULP Lembayung terjunkan 31 personel
20 August 2026 13:41 WIB
Prakiraan cuaca Kota Palembang, Senin 25 Mei 2026: Berpotensi hujan disertai petir
25 May 2026 8:27 WIB
Prakiraan cuaca Kota Palembang Minggu 26 April 2026: Berpotensi hujan disertai petir
26 April 2026 8:32 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
PNM Palembang salurkan bantuan sumur bor dan menara air di Tungkal Jaya Muba
25 September 2026 19:46 WIB
Kolaborasi TNI AU dan APP Group perkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan
25 September 2026 19:38 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB
Pemkot Palembang cegah stunting jalankan program pemberian makanan tambahan
24 September 2026 22:04 WIB