Diduga beraksi kriminal, seorang pria pilih lompat dari kapal motor hindari kejaran penumpang
Jumat, 25 Oktober 2024 1:30 WIB
Tim SAR gabungan dari Pos SAR Namlea, Kabupaten Buru, Maluku mencari seorang penumpang yang dilaporlan melompat dari sebuah kapal cepat di sekitar Perairan Teluk Kayeli. ANTARA/HO-Basarnas Ambon
Ambon (ANTARA) - Operasi SAR yang dilakukan tim gabungan dari Pos SAR Namlea, Kabupaten Buru, Maluku hingga saat ini belum berhasil menemukan satu penumpang kapal cepat yang dilaporkan melompat ke laut di sekitar Perairan Teluk Kayeli.
"Identitas korban yang melompat ke laut pada Senin (21/10/24) sekitar pukul 14.30 WiT itu juga belum diketahui," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, di Ambon, Kamis malam.
Korban dilaporkan melompat ke laut ketika kapal cepat KM Cantika Lestari 8F dalam pelayaran dari Pelabuhan Ambon menuju Namlea, Kabupaten Buru.
Tim SAR gabungan yang menggunakan kapal cepat Polairud Polres Buru kemudian bergerak melaksanakan operasi pencarian korban pada sejumlah titik.
"Upaya pencarian terus dilakukan, namun tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban," ucapnya.
Operasi SAR pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Jumat (25/10).
"Sesuai informasi yang kami terima dari Syahbandar Namlea, korban tersebut diduga seorang maling yang beraksi dan tertangkap basah oleh penumpang lain di dalam kapal," ujarnya.
Karena tidak mau tertangkap oleh penumpang lainnya, korban memilih untuk melompat ke laut.
"Awalnya sempat dilakukan pencarian namun tidak berhasil menemukan korban sehingga informasi terhadap korban yang melompat ke laut di laporkan ke Pos SAR Namlea," katanya.
"Identitas korban yang melompat ke laut pada Senin (21/10/24) sekitar pukul 14.30 WiT itu juga belum diketahui," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, di Ambon, Kamis malam.
Korban dilaporkan melompat ke laut ketika kapal cepat KM Cantika Lestari 8F dalam pelayaran dari Pelabuhan Ambon menuju Namlea, Kabupaten Buru.
Tim SAR gabungan yang menggunakan kapal cepat Polairud Polres Buru kemudian bergerak melaksanakan operasi pencarian korban pada sejumlah titik.
"Upaya pencarian terus dilakukan, namun tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban," ucapnya.
Operasi SAR pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Jumat (25/10).
"Sesuai informasi yang kami terima dari Syahbandar Namlea, korban tersebut diduga seorang maling yang beraksi dan tertangkap basah oleh penumpang lain di dalam kapal," ujarnya.
Karena tidak mau tertangkap oleh penumpang lainnya, korban memilih untuk melompat ke laut.
"Awalnya sempat dilakukan pencarian namun tidak berhasil menemukan korban sehingga informasi terhadap korban yang melompat ke laut di laporkan ke Pos SAR Namlea," katanya.
Pewarta : Daniel Leonard
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR cari seorang pria korban speedboat terbalik di perairan Ogan Komering Ilir
22 March 2026 17:01 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB