Kementrian Tenaga Kerja latih anak muda berwirausaha hadapi bonus demografi
Rabu, 18 September 2024 23:00 WIB
Wamenaker Afriansyah Noor saat diwawancarai di Palembang, Rabu (18/9/2024). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Palembang (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melatih anak muda untuk berwirausaha melalui pendidikan vokasi dan kompetensi guna menghadapi bonus demografi 2045.
Wamenaker Afriansyah Noor saat diwawancarai di Palembang, Rabu, mengatakan, pihaknya akan melatih anak muda di usia produktif untuk berwirausaha melalui pendidikan vokasi dan kompetensi.
"Dengan adanya bonus demografi pada 2045, kami akan memberikan pelatihan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022," katanya.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut akan diaplikasikan dalam pendidikan vokasi, revitalisasi vokasi dan juga pendidikan kompetensi yang berpatokan pada Perpres Nomor 68 Tahun 2024. Tujuan dari pendidikan tersebut akan menumbuhkan kemampuan mereka dalam berwirausaha.
"Sehingga, nantinya mereka tidak akan lagi bekerja pada perusahaan, tetapi berwirausaha," katanya.
Dengan adanya skil dan kemampuan berwirausaha, katanya, diharapkan akan membuka pekerjaan baru di bidang usaha mandiri yang dibuat oleh para generasi-generasi di usia produktif yaitu 15-65 tahun.
"Jadi mereka nantinya bisa membuka pekerjaan baru dan tentunya juga lapangan kerja baru. Meskipun jumlah karyawan satu atau dua, tetapi mereka menyumbang peluang kerja," ujarnya.
Selain itu, dengan adanya bonus demografi, Kemnaker itu juga telah menyiapkan peluang dan kesempatan untuk kerja ke luar negeri, seperti di Korea, Jepang, Taiwan, Hong Kong dan negara lainnya yang memang membutuhkan karena jumlah penduduk mereka minus, kata Afriansyah.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemnaker latih anak muda untuk berwirausaha hadapi bonus demografi
Wamenaker Afriansyah Noor saat diwawancarai di Palembang, Rabu, mengatakan, pihaknya akan melatih anak muda di usia produktif untuk berwirausaha melalui pendidikan vokasi dan kompetensi.
"Dengan adanya bonus demografi pada 2045, kami akan memberikan pelatihan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022," katanya.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut akan diaplikasikan dalam pendidikan vokasi, revitalisasi vokasi dan juga pendidikan kompetensi yang berpatokan pada Perpres Nomor 68 Tahun 2024. Tujuan dari pendidikan tersebut akan menumbuhkan kemampuan mereka dalam berwirausaha.
"Sehingga, nantinya mereka tidak akan lagi bekerja pada perusahaan, tetapi berwirausaha," katanya.
Dengan adanya skil dan kemampuan berwirausaha, katanya, diharapkan akan membuka pekerjaan baru di bidang usaha mandiri yang dibuat oleh para generasi-generasi di usia produktif yaitu 15-65 tahun.
"Jadi mereka nantinya bisa membuka pekerjaan baru dan tentunya juga lapangan kerja baru. Meskipun jumlah karyawan satu atau dua, tetapi mereka menyumbang peluang kerja," ujarnya.
Selain itu, dengan adanya bonus demografi, Kemnaker itu juga telah menyiapkan peluang dan kesempatan untuk kerja ke luar negeri, seperti di Korea, Jepang, Taiwan, Hong Kong dan negara lainnya yang memang membutuhkan karena jumlah penduduk mereka minus, kata Afriansyah.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemnaker latih anak muda untuk berwirausaha hadapi bonus demografi
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga Emas Palembang naik ke Rp16,6 Juta per suku, naik Rp1 Juta dari pekan lalu
09 February 2026 6:07 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB
Harga Emas Palembang naik ke Rp16,6 Juta per suku, naik Rp1 Juta dari pekan lalu
09 February 2026 6:07 WIB
Industrialisasi dan rumah murah jadi jurus Presiden Prabowo atasi pengangguran
08 February 2026 9:51 WIB