Tekan stunting, Dikbud Muba gelar bimtek pendidikan kapasitas PAUD HI
Rabu, 21 Agustus 2024 8:09 WIB
Ratusan guru PAUD di Musi Banyuasin antusias mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) tahun 2024 di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (20/08/2024). (ANTARA/HO/Diskominfo)
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Ratusan guru PAUD di Musi Banyuasin antusias mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) tahun 2024 di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (20/08/2024).
Bimtek ini dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Muba Hj Triana Sandi Fahlepi didampingi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Iskandar Syahrianto.
Bunda PAUD Muba mengatakan bahwa PAUD Holistik Integratif ini merupakan upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan essensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis dan terintegrasi.
Bimbingan Teknis ini merupakan langkah penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Musi Banyuasin. Program PAUD Holistik Integratif yang akan dibahas dan pelajari hari ini bertujuan untuk memberikan pendekatan yang lebih menyeluruh dalam pembelajaran dan pengasuhan anak, mencakup berbagai aspek perkembangan mereka, baik fisik, emosional, sosial, maupun kognitif.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi peserta, terutama para guru PAUD dari desa-desa terpencil yang telah hadir hari ini. Menurutnya, kehadiran peserta tersebut menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan PAUD di wilayah Muba.
Triana juga berharap agar kegiatan Bimtek ini dapat berjalan dengan lancar, dan memberikan banyak manfaat, dan menjadi wahana bagi semua untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Ia mengajak untuk manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Musi Banyuasin.
"Kami sangat mendukung. Semoga dengan adanya Bimbingan Teknis ini, kita dapat bersama-sama menyerap ilmu dan pengalaman yang akan dibagikan oleh para pemateri dan pelatih, serta menerapkannya dalam praktik di masing-masing satuan pendidikan bapak ibu,"tandasnya.
Sementara Kepala Disdikbud Muba H Iskandar Syahrianto dalam sambutannya melaporkan bahwa jumlah TK dan PAUD di ada sebanyak 500.
Iskandar juga menyampaikan tujuan dari Bimtek ini adalah untuk memperluas dan meningkatkan akses serta mutu layanan PAUD di Kabupaten Muba, sehingga dapat terpantau secara terpadu, holistik dan integratif.
Bimtek ini dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Muba Hj Triana Sandi Fahlepi didampingi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Iskandar Syahrianto.
Bunda PAUD Muba mengatakan bahwa PAUD Holistik Integratif ini merupakan upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan essensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis dan terintegrasi.
Bimbingan Teknis ini merupakan langkah penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Musi Banyuasin. Program PAUD Holistik Integratif yang akan dibahas dan pelajari hari ini bertujuan untuk memberikan pendekatan yang lebih menyeluruh dalam pembelajaran dan pengasuhan anak, mencakup berbagai aspek perkembangan mereka, baik fisik, emosional, sosial, maupun kognitif.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi peserta, terutama para guru PAUD dari desa-desa terpencil yang telah hadir hari ini. Menurutnya, kehadiran peserta tersebut menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan PAUD di wilayah Muba.
Triana juga berharap agar kegiatan Bimtek ini dapat berjalan dengan lancar, dan memberikan banyak manfaat, dan menjadi wahana bagi semua untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Ia mengajak untuk manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Musi Banyuasin.
"Kami sangat mendukung. Semoga dengan adanya Bimbingan Teknis ini, kita dapat bersama-sama menyerap ilmu dan pengalaman yang akan dibagikan oleh para pemateri dan pelatih, serta menerapkannya dalam praktik di masing-masing satuan pendidikan bapak ibu,"tandasnya.
Sementara Kepala Disdikbud Muba H Iskandar Syahrianto dalam sambutannya melaporkan bahwa jumlah TK dan PAUD di ada sebanyak 500.
Iskandar juga menyampaikan tujuan dari Bimtek ini adalah untuk memperluas dan meningkatkan akses serta mutu layanan PAUD di Kabupaten Muba, sehingga dapat terpantau secara terpadu, holistik dan integratif.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi periksa empat orang saksi terkait kasus pengancaman dokter RSUD Sekayu
15 August 2025 19:43 WIB
Pemkab Muba edukasi warga terkait cara melapor jika identitas ganda di media sosial
05 May 2025 8:59 WIB, 2025
Silaturahmi Ikatan Keluarga Minang (IKM) Sekayu bersama Bupati dan Wabup Muba jadi sarana penguatan adat
01 May 2025 10:36 WIB, 2025
Pj Bupati Muba konsultasi ke Kemendagri untuk tuntaskan kewajiban pemerintah
24 January 2025 8:35 WIB, 2025
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Pemkab OKU Timur salurkan bantuan nutrisi untuk pasien TBC di empat Puskesmas
21 April 2026 13:50 WIB