Museum Sumsel galakan kunjungan edukasi siswa, mulai TK hingga SMA
Senin, 15 Juli 2024 20:09 WIB
Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa Chandra Ampriyadi. (ANTARA/Yudi Abdullah/24)
Palembang (ANTARA) - Pengelola Museum Negeri Sumatera Selatan, Balaputra Dewa Palembang menggalakan kunjungan edukasi siswa taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA) sederajat.
"Kunjungan edukatif itu digalakkan untuk menarik minat siswa TK hingga SMA datang ke museum menambah wawasan dan pengetahuan mengenai benda peninggalan sejarah," kata Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa Chandra Ampriyadi, di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, akhir-akhir ini siswa TK hingga SMA di Kota Palembang dan daerah Sumatera Selatan lainnya mulai banyak tertarik berkunjung ke Museum Balaputra Dewa yang menyimpan koleksi benda pusaka, warisan zaman Kesultanan Palembang dan Kerajaan Sriwijaya.
Untuk menggalakkan kunjungan edukatif ke museum, pihaknya melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pihak sekolah agar menjadikan kunjungan ke museum sebagai salah satu bagian penambahan wawasan peserta didiknya
Menurut dia, pihaknya terus berupaya melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan perhatian masyarakat dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya.
"Dengan upaya tersebut diharapkan benda pusaka bersejarah dan warisan budaya bisa bertahan sepanjang masa, dan dapat terus dilihat oleh generasi penerus," ujarnya.
Dia mengharapkan, para guru dan orang tua mengajak anak-anaknya atau secara rombongan dari sekolah melakukan kunjungan edukatif ke museum.
Dengan melakukan kunjungan ke museum diharapkan dapat mengedukasi dan membuka wawasan masyarakat terutama generasi muda mengenai pahlawan yang pada masanya memiliki kontribusi dan peran besar dalam merebut kemerdekaan serta mengenal benda peninggalan sejarah.
"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat motivasi mereka berpartisipasi dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya," jelas Chandra.
"Kunjungan edukatif itu digalakkan untuk menarik minat siswa TK hingga SMA datang ke museum menambah wawasan dan pengetahuan mengenai benda peninggalan sejarah," kata Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa Chandra Ampriyadi, di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, akhir-akhir ini siswa TK hingga SMA di Kota Palembang dan daerah Sumatera Selatan lainnya mulai banyak tertarik berkunjung ke Museum Balaputra Dewa yang menyimpan koleksi benda pusaka, warisan zaman Kesultanan Palembang dan Kerajaan Sriwijaya.
Untuk menggalakkan kunjungan edukatif ke museum, pihaknya melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pihak sekolah agar menjadikan kunjungan ke museum sebagai salah satu bagian penambahan wawasan peserta didiknya
Menurut dia, pihaknya terus berupaya melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan perhatian masyarakat dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya.
"Dengan upaya tersebut diharapkan benda pusaka bersejarah dan warisan budaya bisa bertahan sepanjang masa, dan dapat terus dilihat oleh generasi penerus," ujarnya.
Dia mengharapkan, para guru dan orang tua mengajak anak-anaknya atau secara rombongan dari sekolah melakukan kunjungan edukatif ke museum.
Dengan melakukan kunjungan ke museum diharapkan dapat mengedukasi dan membuka wawasan masyarakat terutama generasi muda mengenai pahlawan yang pada masanya memiliki kontribusi dan peran besar dalam merebut kemerdekaan serta mengenal benda peninggalan sejarah.
"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat motivasi mereka berpartisipasi dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya," jelas Chandra.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
PLTU Banjarsari-FPTI Lahat kembangkan wisata 'waterfall rappelling' di Curug Perigi
24 April 2026 11:40 WIB
Targetkan 30 juta wisatawan, Pemprov Sumsel perkuat promosi pariwisata daerah
07 April 2026 6:56 WIB
Kunjungan wisatawan Pantai Parangtritis tembus 50 ribu orang selama libur Lebaran
24 March 2026 20:12 WIB