Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu mengalihkan jalur kendaraan pribadi dan umum di jalan nasional di daerah ke dalam kota selama tiga bulan ke depan.

Kepala Dishub Rejang Lebong Rachman Yuzir saat dihubungi di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan jalan nasional di Kecamatan Simpang Nangka, Kabupaten Rejang Lebong terhitung mulai 10 Mei 2024 akan ditutup total selama tiga bulan ke depan karena adanya pekerjaan perbaikan jembatan.

"Jalur kendaraan angkutan umum berupa bus, truk barang maupun angkutan batu bara akan dialihkan melalui jalur alternatif di dalam kota," kata dia.

Dia menjelaskan, kendaraan umum tersebut terutama angkutan batu bara hanya dapat melintasi jalur alternatif pada jam yang telah ditentukan yakni mulai dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00 WIB.

Sedangkan untuk kendaraan umum lainnya jenis bus dan angkutan barang, kata dia, bisa melalui jalur alternatif ini dengan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
Pihaknya sendiri sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Rejang Lebong agar penutupan jalan nasional ini nantinya tidak menimbulkan kemacetan dalam kota, serta merusak jalan kabupaten karena kapasitasnya terbatas.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Rejang Lebong Iptu Melisa menerangkan, penutupan jembatan sifatnya hanya sementara menunggu pengerjaan perbaikan jembatan di jalan nasional itu rampung.

"Kami sudah menyosialisasikan melalui media sosial, maupun memasang pengumuman bahwa per tanggal 10 Mei nanti jalan di sekitaran jembatan Simpang Nangka akan ditutup total selama tiga bulan ke depan," jelasnya.

Untuk memastikan penutupan jalan nasional ini nantinya tidak berimbas kemacetan di dalam kota, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Rejang Lebong guna mengalihkan rute kendaraan umum untuk sementara waktu ke dalam kota.

 

Pewarta : Nur Muhamad
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024