Palembang (ANTARA) -
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan mengukuhkan sembilan guru besar untuk terus meningkatkan peranan positif dan mendukung keunggulan akademik yang berkelanjutan.
 
Pengukuhan tersebut dihadiri secara langsung oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang Nyayu Khadijah dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Muhammad Ali Ramdhani di Palembang, Sabtu.
 
Dalam sambutannya Rektor UIN Raden Fatah Palembang Nyayu Khadijah mengatakan bahwa pengukuhan sembilan guru besar ini melengkapi prestasi yang telah diraih sivitas akademika UIN Raden Fatah Palembang dalam kurun waktu satu tahun di mana UIN Palembang berhasil melahirkan 18 guru besar.
 
Bahkan tidak hanya itu, di penghujung tahun 2023 UIN Raden Fatah berhasil meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT).
 
"Saya optimistis dengan bertambahnya jumlah guru besar di kampus kita, maka kualitas akademik di UIN Raden Fatah Palembang semakin unggul," katanya.
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Muhammad Ali Ramdhani mengatakan bahwa menjadi guru besar memiliki tanggung jawab besar dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan baik di perguruan tinggi maupun masyarakat.
 
Oleh karenanya, kepada para guru besar yang dikukuhkan agar tidak merasa puas dan terus berkarya demi memberikan dedikasi yang besar bagi masyarakat bangsa dan negara.
 
"Kata kata dari seorang guru besar akan menjadi ilmu dan perilaku akan menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat serta mahasiswa," ujar nya.
 
Adapun sembilan guru besar yang dikukuhkan UIN Raden Fatah Palembang yakni Prof. Dr. H. Munir, S. Ag., M. Ag, Prof. Dr. Hj. Zuhdiyah, S. Ag., M. Ag, Prof. Dr. Hj. Syefriyeni, S. Ag., M. Ag, Prof. Dr. Amilda, S. Ag, M. Ag, Prof. Dr. H. Abdur Razzaq, S. Ag., M. A, Prof. Dr. H. Muhammad Adil, S. Ag., M. A, Prof. Dr. Drs. Saipul Annur, M. Pd, Prof. Dr. H. Fajri Ismail, M. Pd. I, dan Prof. Dr. Endang Rochmiatum, S. Ag., M. Hum.

Pewarta : M. Imam Pramana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024