PTBA meraih ISO 50001:2018 tentang sistem manajemen energi
Selasa, 19 Maret 2024 21:20 WIB
Bukit Asam (PTBA) meraih sertifikasi Sistem Manajemen Energi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND ID, menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi dari badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia. (ANTARA/HO/corsec)
Jakarta (ANTARA) - Bukit Asam (PTBA) meraih sertifikasi Sistem Manajemen Energi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND ID, menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi dari badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia.
Sertifikasi tersebut diberikan karena PTBA telah memenuhi standar dalam mengelola penggunaan energi dan mengukur kinerja energi secara berkelanjutan.
Penyerahan sertifikasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT TUV SUD Indonesia Yuan Handayana kepada Direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail di Jakarta, Jumat (15/3/2024).
Terkait hal ini, Arsal Ismail mengatakan bahwa sertifikasi ISO 50001:2018 merupakan bukti komitmen kuat Perusahaan dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.
"PTBA memiliki visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Karena itu, kami sangat memperhatikan efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam kegiatan operasional. Sertifikasi ISO 50001:2018 merupakan pengakuan terhadap komitmen kami pada keberlanjutan lingkungan," kata Arsal.
Dia menambahkan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah program untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi, sesuai dengan roadmap manajemen karbon PTBA hingga 2060.
"Di antaranya, kami mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi elektrik. Beberapa alat berbasis listrik yang telah digunakan PTBA di antaranya Ekskavator Listrik berjenis Shovel PC-3000, Dump Truck sekelas 100 Ton hybrid (Diesel dan Listrik), dan Pompa Tambang berbasis Listrik," ujar Arsal.
PTBA juga telah mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung Enim. Selain itu, Perusahaan menerapkan E-Mining Reporting System, yaitu sistem pelaporan produksi secara real time dan daring sehingga mampu meminimalkan pemantauan konvensional yang menggunakan bahan bakar.
Kemudian melalui Program Eco Inovasi, PTBA menghasilkan efisiensi energi sebesar 380.697 GJ per tahun dan penurunan emisi 95.383 ton CO2e per tahun.
"PTBA akan terus berupaya menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan, salah satunya melalui implementasi sistem manajemen energi yang baik, agar dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, kepatuhan, serta memberikan dampak positif untuk lingkungan," tutupnya.
Sertifikasi tersebut diberikan karena PTBA telah memenuhi standar dalam mengelola penggunaan energi dan mengukur kinerja energi secara berkelanjutan.
Penyerahan sertifikasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT TUV SUD Indonesia Yuan Handayana kepada Direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail di Jakarta, Jumat (15/3/2024).
Terkait hal ini, Arsal Ismail mengatakan bahwa sertifikasi ISO 50001:2018 merupakan bukti komitmen kuat Perusahaan dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.
"PTBA memiliki visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Karena itu, kami sangat memperhatikan efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam kegiatan operasional. Sertifikasi ISO 50001:2018 merupakan pengakuan terhadap komitmen kami pada keberlanjutan lingkungan," kata Arsal.
Dia menambahkan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah program untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi, sesuai dengan roadmap manajemen karbon PTBA hingga 2060.
"Di antaranya, kami mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi elektrik. Beberapa alat berbasis listrik yang telah digunakan PTBA di antaranya Ekskavator Listrik berjenis Shovel PC-3000, Dump Truck sekelas 100 Ton hybrid (Diesel dan Listrik), dan Pompa Tambang berbasis Listrik," ujar Arsal.
PTBA juga telah mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung Enim. Selain itu, Perusahaan menerapkan E-Mining Reporting System, yaitu sistem pelaporan produksi secara real time dan daring sehingga mampu meminimalkan pemantauan konvensional yang menggunakan bahan bakar.
Kemudian melalui Program Eco Inovasi, PTBA menghasilkan efisiensi energi sebesar 380.697 GJ per tahun dan penurunan emisi 95.383 ton CO2e per tahun.
"PTBA akan terus berupaya menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan, salah satunya melalui implementasi sistem manajemen energi yang baik, agar dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, kepatuhan, serta memberikan dampak positif untuk lingkungan," tutupnya.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
PTBA dukung hilirisasi ketahanan energi melalui "Artificial Graphite"
22 January 2025 6:47 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB