Truk besar terjebak, Jalan lintas Liwa-Krui di Lampung macet parah
Rabu, 31 Januari 2024 11:24 WIB
Suasana saat pihak kepolisian mengevakuasi mobil truk Fuso yang terjebak tanah longsor. (ANTARA/HO/Humas Polres Lampung Barat)
Lampung Barat (ANTARA) - Sisa material longsor yang menimbun sebagian badan jalan lintas Liwa Kabupaten Lampung Barat-Krui Kabupaten Pesisir Barat mengakibatkan kemacetan parah di wilayah tersebut.
Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu David Pulner saat dihubungi dari Pesisir Barat, Rabu, mengatakan kemacetan parah itu diakibatkan adanya sebuah truk fuso yang terjebak di sisa material longsor, sehingga jalan tersebut tidak bisa dilewati.
"Iya benar, pada kilometer 17 jalan lintas Liwa-Krui untuk saat ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan kendaraan besar, karena ada truk Fuso terperosok," katanya.
Oleh Karena itu, lanjutnya, pihaknya menerjunkan personel ke lokasi guna membantu proses evakuasi dan mengurai kemacetan arus lalu lintas.
"Personel kita sudah ada di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan mengurai kemacetan," katanya.
Kasat Lantas juga meminta kepada seluruh pengendara yang melintasi jalan tersebut agar lebih berhati-hati. "Kami mengimbau pengendara agar berhati-hati jika ingin bepergian menuju Pesisir Barat ataupun sebaliknya . Tunggu akses jalan benar-benar bisa dilalui agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pesisir Barat Iptu Rudy Apriansyah Unyi mengatakan pihaknya telah mengalihkan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan di jalan lintas Kru-Liwa.
"Polres Pesisir Barat telah mengalihkan arus Krui-Liwa karena macet akibat tanah longsor," katanya.
Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu David Pulner saat dihubungi dari Pesisir Barat, Rabu, mengatakan kemacetan parah itu diakibatkan adanya sebuah truk fuso yang terjebak di sisa material longsor, sehingga jalan tersebut tidak bisa dilewati.
"Iya benar, pada kilometer 17 jalan lintas Liwa-Krui untuk saat ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan kendaraan besar, karena ada truk Fuso terperosok," katanya.
Oleh Karena itu, lanjutnya, pihaknya menerjunkan personel ke lokasi guna membantu proses evakuasi dan mengurai kemacetan arus lalu lintas.
"Personel kita sudah ada di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan mengurai kemacetan," katanya.
Kasat Lantas juga meminta kepada seluruh pengendara yang melintasi jalan tersebut agar lebih berhati-hati. "Kami mengimbau pengendara agar berhati-hati jika ingin bepergian menuju Pesisir Barat ataupun sebaliknya . Tunggu akses jalan benar-benar bisa dilalui agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pesisir Barat Iptu Rudy Apriansyah Unyi mengatakan pihaknya telah mengalihkan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan di jalan lintas Kru-Liwa.
"Polres Pesisir Barat telah mengalihkan arus Krui-Liwa karena macet akibat tanah longsor," katanya.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Prakiraan cuaca Kota Palembang Minggu 26 April 2026: Berpotensi hujan disertai petir
26 April 2026 8:32 WIB
BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias
19 April 2026 9:04 WIB
Gunung Marapi erupsi dan lontarkan abu vulkanik setinggi 1,6 kilometer pada Kamis pagi
16 April 2026 9:53 WIB
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB