Palestina tuduh Israel eksploitasiperang 'kendalikan Masjid Al-Aqsa'
Sabtu, 23 Desember 2023 10:00 WIB
Arsip - Polisi Israel berjaga di luar Gerbang Singa di Kota Tua Yerusalem, Rabu (5/6/2023). (Muammar Awad/Xinhua)
Ramallah, Palestina (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Palestina pada Jumat (22/12) menuduh Israel mengeksploitasi kesibukan dunia atas perang Israel di Gaza 'untuk merebut kendali Masjid Al-Aqsa' di wilayah pendudukan Yerusalem Timur.
“Israel mengeksploitasi kesibukan atas perang genosida di Jalur Gaza dan melakukan lebih banyak aksi Yudaisasi terhadap Masjid Al-Aqsa,” kata Kemlu Palestina lewat pernyataan.
Pihaknya mengutuk keras serangan pasukan Israel terhadap jamaah Palestina dan larangan masuk ke Masjid Al-Aqsa serta mengecam serangan terhadap jurnalis yang ada di lokasi kejadian.
Pada Jumat pagi polisi Israel menyerang warga Palestina di Yerusalem Timur setelah melarang mereka masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk salat Jumat.
Menurut saksi mata, polisi Israel menembakkan bom suara dan gas air mata ke warga Palestina.
Sejumlah besar polisi diterjunkan di pintu gerbang Kota Tua Yerusalem dan dibangun pos pemeriksaan untuk menghalangi jamaah melintas. Hanya lansia saja yang diizinkan menyeberang.
Sejak konflik terbaru Gaza meletus pada 7 Oktober, polisi Israel telah memberlakukan pembatasan ketat akses masuk ke masjid, terutama pada Jumat.
Kelompok ekstrem pemukim Israel di Tepi Barat juga semakin intens menyerang warga Palestina, situasi yang dikecam PBB dan sejumlah negara.
“Israel mengeksploitasi kesibukan atas perang genosida di Jalur Gaza dan melakukan lebih banyak aksi Yudaisasi terhadap Masjid Al-Aqsa,” kata Kemlu Palestina lewat pernyataan.
Pihaknya mengutuk keras serangan pasukan Israel terhadap jamaah Palestina dan larangan masuk ke Masjid Al-Aqsa serta mengecam serangan terhadap jurnalis yang ada di lokasi kejadian.
Pada Jumat pagi polisi Israel menyerang warga Palestina di Yerusalem Timur setelah melarang mereka masuk ke Masjid Al-Aqsa untuk salat Jumat.
Menurut saksi mata, polisi Israel menembakkan bom suara dan gas air mata ke warga Palestina.
Sejumlah besar polisi diterjunkan di pintu gerbang Kota Tua Yerusalem dan dibangun pos pemeriksaan untuk menghalangi jamaah melintas. Hanya lansia saja yang diizinkan menyeberang.
Sejak konflik terbaru Gaza meletus pada 7 Oktober, polisi Israel telah memberlakukan pembatasan ketat akses masuk ke masjid, terutama pada Jumat.
Kelompok ekstrem pemukim Israel di Tepi Barat juga semakin intens menyerang warga Palestina, situasi yang dikecam PBB dan sejumlah negara.
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunjungi Rusia, Menlu Iran Abbas Araghchi bahas konflik AS dan Israel dengan Putin
27 April 2026 20:19 WIB
Lebih dari 9.600 warga Palestina mendekam di penjara Israel hingga April 2026
17 April 2026 19:38 WIB
PM Nawaf Salam minta dukungan Pakistan untuk hentikan serangan Israel di Lebanon
10 April 2026 7:25 WIB
PBB: Kematian penjaga perdamaian Indonesian di Lebanon disebabkan tembakan Israel
08 April 2026 10:39 WIB
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan serangan terhadap UNIFIL di Lebanon harus dihentikan
07 April 2026 6:36 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Hadir di Istana, Rocky Gerung berbincang hangat dengan Prabowo dan Teddy Indra Wijaya
27 April 2026 19:47 WIB
Menag Nasaruddin Umar tekankan peran umat beragama sebagai penjaga moralitas
27 April 2026 10:41 WIB