Martapura (ANTARA) - Kementerian Koperasi dan UKM mengembangkan potensi hasil perikanan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan, agar berkembang menghasilkan suatu produk UMKM.

Asisten Deputi Pengembangan Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Rusmin Dempuri di Martapura, ibu kota Kabupaten OKU Timur, Selasa, mengatakan bahwa OKU Timur merupakan salah satu daerah penghasil ikan air tawar terbesar di Provinsi Sumatra Selatan.

Menurut dia, hasil perikanan air tawar yang cukup besar ini merupakan salah satu potensi yang bisa dijadikan peluang usaha bagi masyarakat di daerah itu.

"Dengan potensi yang ada, hasil ikan air tawar tersebut bisa diolah menjadi suatu produk UMKM yang dapat menghasilkan rupiah," katanya.

Saat ini pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten OKU Timur menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Pengolahan Hasil Perikanan di daerah tersebut.

"Pelatihan ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan bagi pelaku UMKM tentang cara mengolah hasil ikan menjadi produk kemasan dengan nilai jual tinggi," katanya.

Sementara, Wakil Bupati OKU Timur Adi Nugraha Purna Yudha menjelaskan, pelatihan pengembangan kapasitas SDM usaha mikro yang diikuti oleh puluhan pelaku UMKM di daerahnya tersebut diselenggarakan berdasarkan Surat Kementerian Koperasi dan UMK RI Nomor B.1279/D.2.4/UM.03.02/XI/2023.

"Kami sangat bangga karena pihak kementerian telah melirik OKU Timur untuk menyelenggarakan pelatihan ini," kata Wabup.

Pada kesempatan tersebut, Wabup meminta kepada pihak kementerian untuk membantu pelaku UMKM di Kabupaten OKU Timur dalam mencari market.

Sebab, lanjut dia, selama ini pelaku UMKM di wilayah setempat terkendala dalam memasarkan hasil produksi perikanan akibat sulitnya mencari market.

"Hilirisasi sangat penting. Jika pihak kementerian ada rekanan di daerah lain yang mau menerima hasil produksi dari kami ini tentu sangat membantu UMKM di OKU Timur," ujarnya.


 


Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024