Persediaan beras Sumsel aman hingga Maret 2024
Jumat, 20 Oktober 2023 6:27 WIB
Salah satu gudang penyimpanan beras Bulog Sumsel Babel. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) memastikan stok beras di wilayah itu aman hingga bulan Maret 2024 sehingga masyarakat tidak perlu cemas dengan isu kelangkaan beras.
"Setelah menerima audiensi dari Bulog, stok beras di Sumsel aman sampai dengan Maret 2024. Oleh sebab itu, masyarakat untuk tidak panik akan terjadinya kelangkaan beras di pasaran,” kata Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni dalam keterangannya di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan, Bulog mencatat stok beras di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung 32.000 ton atau mencukupi hingga Maret Tahun 2024.
Selain beras cukup, katanya, dari sisi produksi juga mencukupi, maka dari itu diharapkan produsen untuk sementara waktu menjualnya dalam daerah Sumsel agar tidak kekurangan dari sisi produksi.
Menurut dia, Bulog berperan penting dalam mengatasi ketersediaan pangan. Oleh karena itu, dinas terkait untuk terus berkoordinasi secara intens dalam mengatasi ketersediaan bahan pokok.
"Mengantisipasi naiknya harga beras, kami terus lakukan berbagai upaya seperti pasar murah dan toko kebutuhan pokok (kepo) yang harganya lebih murah dari harga di pasaran," ucapnya
Ia berharap agar Bulog bekerja sama dengan koperasi dalam membantu penjualan bahan pokok sehingga mudah didapat masyarakat dengan harga terjangkau dan juga meminta agar kegiatan pasar murah dilaksanakan secara masif.
"Pasar murah akan kita gelar lebih masif lagi. Kepala Bulog menyampaikan stoknya cukup tergantung permintaan. Jadi silahkan dari pedagang, koperasi mengajukan permintaan akan segera kita distribusikan sehingga ketersediaan beras di pasaran stabil," kata Fatoni.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander menambahkan pihaknya akan mendukung penuh program Pemprov Sumsel dalam membangun ketahanan pangan.
"Khususnya untuk beras, kami akan terus pasok baik untuk kegiatan SPHP maupun bantuan pangan. Terus kami gencarkan kepada masyarakat, sehingga inflasi di Sumsel bisa diatasi," kata dia.
"Setelah menerima audiensi dari Bulog, stok beras di Sumsel aman sampai dengan Maret 2024. Oleh sebab itu, masyarakat untuk tidak panik akan terjadinya kelangkaan beras di pasaran,” kata Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni dalam keterangannya di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan, Bulog mencatat stok beras di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung 32.000 ton atau mencukupi hingga Maret Tahun 2024.
Selain beras cukup, katanya, dari sisi produksi juga mencukupi, maka dari itu diharapkan produsen untuk sementara waktu menjualnya dalam daerah Sumsel agar tidak kekurangan dari sisi produksi.
Menurut dia, Bulog berperan penting dalam mengatasi ketersediaan pangan. Oleh karena itu, dinas terkait untuk terus berkoordinasi secara intens dalam mengatasi ketersediaan bahan pokok.
"Mengantisipasi naiknya harga beras, kami terus lakukan berbagai upaya seperti pasar murah dan toko kebutuhan pokok (kepo) yang harganya lebih murah dari harga di pasaran," ucapnya
Ia berharap agar Bulog bekerja sama dengan koperasi dalam membantu penjualan bahan pokok sehingga mudah didapat masyarakat dengan harga terjangkau dan juga meminta agar kegiatan pasar murah dilaksanakan secara masif.
"Pasar murah akan kita gelar lebih masif lagi. Kepala Bulog menyampaikan stoknya cukup tergantung permintaan. Jadi silahkan dari pedagang, koperasi mengajukan permintaan akan segera kita distribusikan sehingga ketersediaan beras di pasaran stabil," kata Fatoni.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander menambahkan pihaknya akan mendukung penuh program Pemprov Sumsel dalam membangun ketahanan pangan.
"Khususnya untuk beras, kami akan terus pasok baik untuk kegiatan SPHP maupun bantuan pangan. Terus kami gencarkan kepada masyarakat, sehingga inflasi di Sumsel bisa diatasi," kata dia.
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 2.064 ton beras SPHP disalurkan di OKU, OKU Timur dan OKU Selatan hingga September 2025
15 October 2025 14:05 WIB
Sebanyak 12.677 ton beras SPHP disalurkan di Sumsel-Babel hingga Oktober 2025
12 October 2025 6:41 WIB
Stok beras di gudang Bulog Sumsel-Babel capai 100 ribu ton, cukup untuk kebutuhan 2025
14 July 2025 15:31 WIB