Petani ikan konsumsi ubah pola budi daya, ini kiatnya
Sabtu, 30 September 2023 12:03 WIB
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono. ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto
Sleman (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau petani ikan konsumsi di wilayah itu untuk mengantisipasi tingginya kerugian akibat dampak El Nino yang menyebabkan kemarau berdurasi lebih panjang.
"Kami minta petani ikan untuk mengubah pola budi daya, dari jenis ikan bersisik ke ikan yang tidak bersisik seperti ikan patin dan lele," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono di Sleman, Sabtu.
Menurut dia, pola budi daya ikan nonbersisik seperti patin, lele dan sejenisnya cenderung membutuhkan sedikit air, sehingga menjadi solusi untuk budi daya pada musim kemarau seperti sekarang.
"Penggantian pola budi daya dari ikan bersisik ke nonbersisik juga diperlukan untuk meminimalisir dampak kerugian. Sebab adanya fenomena El Nino, cukup berdampak pada produksi ikan di Sleman," katanya.
Ia mengatakan, selain mengubah pola budi daya, para petani ikan juga dianjurkan untuk mengurangi padat tebar ikan dalam kondisi air yang terbatas.
"Dengan pola ini maka budi daya ikan masih bisa terus berlangsung," katanya.
Suparmono mengatakan, fenomena El Nino juga menyebabkan menurunnya produksi ikan konsumsi di Kabupaten Sleman hingga mencapai 2.000 ton lebih selama periode Mei hingga sekitar Oktober 2023.
"Namun prediksi tersebut masih bersifat dinamis, tergantung pada kondisi kedepannya nanti," katanya.
Ia mengatakan, musim kemarau juga berpotensi memunculkan serangan hama penyakit ikan yang signifikan, karena perubahan suhu yang ekstrim pada siang dan malam hari yang dampaknya dapat menyebabkan munculnya bakteri.
"Fluktuasi juga dapat menyebabkan nafsu makan ikan berkurang. Sehingga antibodi ikan mengalami penurunan yang berdampak pada berkurangnya daya tahan ikan terhadap serangan penyakit dengan penggunaan multivitamin dan probiotik pada sistem budi daya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap potensi serangan penyakit ikan," katanya.
"Kami minta petani ikan untuk mengubah pola budi daya, dari jenis ikan bersisik ke ikan yang tidak bersisik seperti ikan patin dan lele," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono di Sleman, Sabtu.
Menurut dia, pola budi daya ikan nonbersisik seperti patin, lele dan sejenisnya cenderung membutuhkan sedikit air, sehingga menjadi solusi untuk budi daya pada musim kemarau seperti sekarang.
"Penggantian pola budi daya dari ikan bersisik ke nonbersisik juga diperlukan untuk meminimalisir dampak kerugian. Sebab adanya fenomena El Nino, cukup berdampak pada produksi ikan di Sleman," katanya.
Ia mengatakan, selain mengubah pola budi daya, para petani ikan juga dianjurkan untuk mengurangi padat tebar ikan dalam kondisi air yang terbatas.
"Dengan pola ini maka budi daya ikan masih bisa terus berlangsung," katanya.
Suparmono mengatakan, fenomena El Nino juga menyebabkan menurunnya produksi ikan konsumsi di Kabupaten Sleman hingga mencapai 2.000 ton lebih selama periode Mei hingga sekitar Oktober 2023.
"Namun prediksi tersebut masih bersifat dinamis, tergantung pada kondisi kedepannya nanti," katanya.
Ia mengatakan, musim kemarau juga berpotensi memunculkan serangan hama penyakit ikan yang signifikan, karena perubahan suhu yang ekstrim pada siang dan malam hari yang dampaknya dapat menyebabkan munculnya bakteri.
"Fluktuasi juga dapat menyebabkan nafsu makan ikan berkurang. Sehingga antibodi ikan mengalami penurunan yang berdampak pada berkurangnya daya tahan ikan terhadap serangan penyakit dengan penggunaan multivitamin dan probiotik pada sistem budi daya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap potensi serangan penyakit ikan," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota Komisi VII DPR RI Bane Manalu dorong penguatan daya saing tenun ulos
02 December 2025 8:10 WIB
Dinkes Kota Palembang sosialisasi tingkatkan daya tahan tubuh saat musim hujan
11 November 2025 19:43 WIB
Dinas Pertanian Sumsel uji coba budi daya padi apung, gunakan lahan 9 hektare di JSC
14 June 2025 19:31 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT OKI Pulp & Paper bangun jalan beton di OKI, dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa
14 February 2026 17:53 WIB
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB