Pangdam Sriwijaya sambut Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ usai bertugas di Papua
Minggu, 21 Mei 2023 19:12 WIB
Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi memimpin upacara penyambutan Satgas Yonif Raider 142/KJ dari Papua, di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Ahad (21/5/2023) (ANTARA/Yudi Abdullah/23)
Palembang (ANTARA) - Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi menyambut Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini Kewilayahan Yonif Raider 142/Kesatria Jaya (KJ) dari Papua menggunakan KRI Tanjung Kambani di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Ahad.
Anggota Satgas berjumlah 400 orang di bawah Komando Danyonif Raider 142/KJ Letnan Kolonel Inf Esnan Haryadi, semuanya dalam kondisi selamat dan sehat serta berhasil melaksanakan tugas negara dengan baik.
Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi saat memimpin upacara penyambutan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG itu mengucapkan selamat telah berhasil menjalankan tugas selama 14 bulan di Papua dan kembali ke kesatuan yang bermarkas di wilayah Korem 042/Garuda Putih Jambi.
Semua prajurit diminta segera menyesuaikan dengan kesatuan dan jadilah prajurit pelopor yang kehadirannya didambakan masyarakat.
"Saya bangga dengan para prajurit Yonif Raider 142/Kesatria Jaya (KJ) yang dapat menyelesaikan tugas dengan baik meskipun ada penambahan waktu tugas dari rencana awal hanya sembilan bulan menjadi 14 bulan," ujarnya.
Menurut Pangdam, semua pengalaman tugas di Papua diharapkan bisa menjadi pelajaran dan bekal untuk melaksanakan tugas pengamanan kewilayahan berikutnya.
Berbagai hal yang dikerjakan, dialami dan dilihat di medan tugas tidak semuanya bisa diceritakan kepada keluarga dan orang-orang yang ada di sekitar tempat tinggal atau wilayah kesatuan (home base).
"Semua hal yang menjadi rahasia tentara tetap dijaga sebagai rahasia, jangan sampai dijadikan sebagai bahan pembicaraan apalagi sampai dipublikasikan melalui media sosial," ujar Pangdam.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pangdam Sriwijaya sambut Satgas Yonif Raider 142/KJ dari Papua
Anggota Satgas berjumlah 400 orang di bawah Komando Danyonif Raider 142/KJ Letnan Kolonel Inf Esnan Haryadi, semuanya dalam kondisi selamat dan sehat serta berhasil melaksanakan tugas negara dengan baik.
Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi saat memimpin upacara penyambutan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG itu mengucapkan selamat telah berhasil menjalankan tugas selama 14 bulan di Papua dan kembali ke kesatuan yang bermarkas di wilayah Korem 042/Garuda Putih Jambi.
Semua prajurit diminta segera menyesuaikan dengan kesatuan dan jadilah prajurit pelopor yang kehadirannya didambakan masyarakat.
"Saya bangga dengan para prajurit Yonif Raider 142/Kesatria Jaya (KJ) yang dapat menyelesaikan tugas dengan baik meskipun ada penambahan waktu tugas dari rencana awal hanya sembilan bulan menjadi 14 bulan," ujarnya.
Menurut Pangdam, semua pengalaman tugas di Papua diharapkan bisa menjadi pelajaran dan bekal untuk melaksanakan tugas pengamanan kewilayahan berikutnya.
Berbagai hal yang dikerjakan, dialami dan dilihat di medan tugas tidak semuanya bisa diceritakan kepada keluarga dan orang-orang yang ada di sekitar tempat tinggal atau wilayah kesatuan (home base).
"Semua hal yang menjadi rahasia tentara tetap dijaga sebagai rahasia, jangan sampai dijadikan sebagai bahan pembicaraan apalagi sampai dipublikasikan melalui media sosial," ujar Pangdam.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pangdam Sriwijaya sambut Satgas Yonif Raider 142/KJ dari Papua
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pangdam II/Sriwijaya: Jembatan Gantung Garuda jadi penggerak ekonomi warga Desa Pusar
28 April 2026 5:36 WIB
PEP Zona 4 perkuat sinergi dengan Pangdam II Sriwijaya demi dukung ketahanan energi nasional
22 April 2026 17:12 WIB
Profil St Kitts dan Nevis, negara asal legenda Sriwijaya FC Keith Kayamba Gumbs
27 March 2026 9:00 WIB
Pemkab Banyuasin dan PT TSM Bahas Kerja Sama Air Bersih untuk Unit Talang Kelapa
12 March 2026 10:56 WIB
Kodam II/Sriwijaya bangun tiga jembatan gantung di OKI dan OKU untuk konektivitas desa
04 March 2026 17:34 WIB