Ada "Doesoen Kakao" di pelosok Banyuwangi
Minggu, 12 Maret 2023 7:25 WIB
Kegiatan Festival Cokelat Glenmore Banyuwangi. Sabtu (11/3/2023). ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengembangkan Doesoen Kakao yang berada di kawasan PT Perkebunan Nusantara XII menjadi paket wisata lengkap yang menjual kekhasan perkebunan kakao lengkap dengan pengolahan cokelat.
"Kami terus mengembangkan kawasan ini bersama dengan PT Perkebunan Nusantara XII," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Muhammad Yanuar Bramuda pada acara Festival Cokelat Glenmore di Doesoen Kakao di kawasan PT Perkebunan Nusantara XII Kendeng Lembu, Kecamatan Glenmore, Sabtu.
Menurut dia, pada masa penjajahan Belanda, kawasan tersebut adalah tempat favorit untuk bersantai sembari menikmati alam yang indah dan menyeruput cokelat hangat.
Historis Doesoen Kakao inilah, kata Bramuda, yang menjadi andalan untuk menarik wisatawan berkunjung ke perkebunan kakao di wilayah selatan kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.
"Sebenarnya tempat ini sudah komplet sekali. Sekali berkunjung, masyarakat bisa menikmati kuliner cokelat, melihat proses pembuatan coklat hingga menikmati olahraga lari menyusuri sepanjang rute perkebunan kakao," ujar dia.
Pada kegiatan Festival Cokelat Glenmore yang menyuguhkan kekayaan alam dan kuliner berbasis cokelat itu, diawali dengan even Kakao Run, yang diikuti sebanyak 367 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah dasar, SMP, SMA se- Kabupaten Banyuwangi yang dilepas oleh Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah,
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banyuwangi kembangkan "Doesoen Kakao" jadi paket wisata lengkap
"Kami terus mengembangkan kawasan ini bersama dengan PT Perkebunan Nusantara XII," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Muhammad Yanuar Bramuda pada acara Festival Cokelat Glenmore di Doesoen Kakao di kawasan PT Perkebunan Nusantara XII Kendeng Lembu, Kecamatan Glenmore, Sabtu.
Menurut dia, pada masa penjajahan Belanda, kawasan tersebut adalah tempat favorit untuk bersantai sembari menikmati alam yang indah dan menyeruput cokelat hangat.
Historis Doesoen Kakao inilah, kata Bramuda, yang menjadi andalan untuk menarik wisatawan berkunjung ke perkebunan kakao di wilayah selatan kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.
"Sebenarnya tempat ini sudah komplet sekali. Sekali berkunjung, masyarakat bisa menikmati kuliner cokelat, melihat proses pembuatan coklat hingga menikmati olahraga lari menyusuri sepanjang rute perkebunan kakao," ujar dia.
Pada kegiatan Festival Cokelat Glenmore yang menyuguhkan kekayaan alam dan kuliner berbasis cokelat itu, diawali dengan even Kakao Run, yang diikuti sebanyak 367 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah dasar, SMP, SMA se- Kabupaten Banyuwangi yang dilepas oleh Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah,
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banyuwangi kembangkan "Doesoen Kakao" jadi paket wisata lengkap
Pewarta : Novi Husdinariyanto
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MDKA proyeksi investasi tambang di Banyuwangi bakal menyentuh 1,5 miliar dolar AS
08 November 2025 8:45 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB
Danau Ranau di OKU Selatan ramai dikunjungi wisatawan pada libur tahun baru
05 January 2026 14:42 WIB
Pemkot Palembang kembangkan kampung kreatif tingkatkan kunjungan wisatawan
27 December 2025 9:54 WIB
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB