Program PSR Sumsel berdampak positif bagi para petani
Senin, 27 Februari 2023 20:47 WIB
Pekerja menimbang tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil panen di Desa Air Balui, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Palembang (ANTARA) - Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan program peremajaan sawit rakyat (PSR) berdampak positif bagi para petani sawit.
Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Agus Darwa di Palembang, Senin, mengatakan dengan berlangsungnya program PSR ini memiliki dampak yang cukup positif bagi para petani sawit sebab petani dinilai lebih terlembaga serta adanya pelaksanaan usaha sawit yang sifatnya berkelanjutan.
Ia mengatakan program PSR itu juga telah meningkatkan produktivitas para petani sawit di daerah ini.
“Dengan PSR, petani bisa lebih tahu bagaimana budidaya sawit yang benar serta bisa menjadikan tumpang sari pada lahan perkebunan,” katanya.
Saat ini fokus program PSR di sentra produksi kelapa sawit Sumsel, terletak di beberapa daerah di antaranya Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Lahat, Muba, Prabumulih, Ogan Komering Ulu dan Muratara.
Saat ini total rekomendasi teknis (Rekomtek) di wilayah Sumsel sebanyak 58.507 hektare yang terdiri atas chipping 42.851 hektare dan tanaman sebanyak 41.402 hektare.
Sementara itu, Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Ahli Madya Dinas Perkebunan Sumsel Rudi Aprian mengungkapkan bahwa penyaluran dana bantuan yang dialokasikan pada program PSR patut ditingkatkan kembali.
Menurutnya, pedanaan yang diberikan pemerintah saat ini masih belum mencukupi, sehingga para petani masih harus mencari tambahan melalui tabungan kelompok maupun pinjaman kredit usaha rakyat (KUR).
“Saat ini pemerintah hanya memberikan bantuan sebesar Rp30 juta per hektare, diharapkan ke depannya bisa dua kali lipat atau Rp60 juta per hektare," ujarnya.
Diketahui, program PSR Provinsi Sumatra Selatan berhasil meraih penghargaan pada acara Anugerah Peremajaan Sawit Indonesia dengan kriteria Pelopor Program PSR.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Program PSR Sumsel berdampak positif bagi petani
Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Agus Darwa di Palembang, Senin, mengatakan dengan berlangsungnya program PSR ini memiliki dampak yang cukup positif bagi para petani sawit sebab petani dinilai lebih terlembaga serta adanya pelaksanaan usaha sawit yang sifatnya berkelanjutan.
Ia mengatakan program PSR itu juga telah meningkatkan produktivitas para petani sawit di daerah ini.
“Dengan PSR, petani bisa lebih tahu bagaimana budidaya sawit yang benar serta bisa menjadikan tumpang sari pada lahan perkebunan,” katanya.
Saat ini fokus program PSR di sentra produksi kelapa sawit Sumsel, terletak di beberapa daerah di antaranya Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Lahat, Muba, Prabumulih, Ogan Komering Ulu dan Muratara.
Saat ini total rekomendasi teknis (Rekomtek) di wilayah Sumsel sebanyak 58.507 hektare yang terdiri atas chipping 42.851 hektare dan tanaman sebanyak 41.402 hektare.
Sementara itu, Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Ahli Madya Dinas Perkebunan Sumsel Rudi Aprian mengungkapkan bahwa penyaluran dana bantuan yang dialokasikan pada program PSR patut ditingkatkan kembali.
Menurutnya, pedanaan yang diberikan pemerintah saat ini masih belum mencukupi, sehingga para petani masih harus mencari tambahan melalui tabungan kelompok maupun pinjaman kredit usaha rakyat (KUR).
“Saat ini pemerintah hanya memberikan bantuan sebesar Rp30 juta per hektare, diharapkan ke depannya bisa dua kali lipat atau Rp60 juta per hektare," ujarnya.
Diketahui, program PSR Provinsi Sumatra Selatan berhasil meraih penghargaan pada acara Anugerah Peremajaan Sawit Indonesia dengan kriteria Pelopor Program PSR.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Program PSR Sumsel berdampak positif bagi petani
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB