Diskannak Kabupaten OKU lanjutkan vaksin PMK dosis kedua untuk ribuan domba
Kamis, 5 Januari 2023 16:45 WIB
Tim Satgas dari Diskannak Kabupaten OKU memberikan suntikan vaksin anti PMK dosis kedua kepada hewan ternak domba milik masyarakat di daerah itu, Kamis. (ANTARA/Edo Purmana/23)
Baturaja (ANTARA) - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan pada tahun ini melanjutkan pemberian vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dosis kedua bagi ribuan hewan ternak domba di daerah itu.
"Pemberian vaksin untuk domba dan kambing ini merupakan vaksinasi lanjutan tahun kemarin yang tidak mencapai target sasaran," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Diskannak Kabupaten OKU, Putut Pantoyo di Baturaja, Kamis.
Dia mengemukakan, secara keseluruhan program vaksinasi PMK di daerah itu untuk hewan ternak jenis sapi dan kerbau telah mencapai 100 persen atau sebanyak 1.600 ekor telah mendapat suntikan vaksin hingga dosis kedua sesuai target sasaran.
Begitupun capaian pemberian vaksin anti penyakit mulut dan kuku dosis pertama bagi domba sudah terealisasi 100 persen dari 4.600 target sasaran.
Hanya saja, kata dia, untuk dosis kedua hingga akhir Desember 2022 baru tercapai hampir 70 persen atau sekitar 3.000 ekor kambing dan domba yang sudah mendapat suntikan vaksin PMK dosis kedua.
"Artinya sekitar 1.600 ekor lagi yang belum divaksin lengkap untuk menangkal penyebaran virus tersebut," tegasnya.
Dalam penyuntikan vaksin hewan ternak pihaknya menerjunkan tim satgas PMK untuk mendatangi sejumlah peternakan domba milik masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten OKU.
Putut mengakui sejauh ini tidak ada kendala dalam vaksinasi hewan ternak, begitu juga persediaan dosis vaksin saat ini tersedia sekitar 2.000 dosis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah itu.
"Kami optimistis target pemberian vaksin PMK untuk seluruh domba dan kambing ini dapat tercapai pada Maret 2023 nanti," ujarnya.
Dia menjelaskan, pemberian vaksin PMK bagi ternak sapi dan domba sebagai program nasional yang di instruksikan oleh pemerintah untuk melindungi sektor peternakan dari penyakit menular dan bisa mengancam kesehatan ternak dan manusia.
Pemberian vaksin tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku yang saat ini menjangkit hewan ternak di beberapa daerah di Indonesia.
"Penyuntikan vaksin ini sebagai upaya antisipasi penyebaran PMK meskipun di Kabupaten OKU hingga saat ini belum ada laporan hewan ternak yang terinfeksi wabah tersebut," ujarnya.
"Pemberian vaksin untuk domba dan kambing ini merupakan vaksinasi lanjutan tahun kemarin yang tidak mencapai target sasaran," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Diskannak Kabupaten OKU, Putut Pantoyo di Baturaja, Kamis.
Dia mengemukakan, secara keseluruhan program vaksinasi PMK di daerah itu untuk hewan ternak jenis sapi dan kerbau telah mencapai 100 persen atau sebanyak 1.600 ekor telah mendapat suntikan vaksin hingga dosis kedua sesuai target sasaran.
Begitupun capaian pemberian vaksin anti penyakit mulut dan kuku dosis pertama bagi domba sudah terealisasi 100 persen dari 4.600 target sasaran.
Hanya saja, kata dia, untuk dosis kedua hingga akhir Desember 2022 baru tercapai hampir 70 persen atau sekitar 3.000 ekor kambing dan domba yang sudah mendapat suntikan vaksin PMK dosis kedua.
"Artinya sekitar 1.600 ekor lagi yang belum divaksin lengkap untuk menangkal penyebaran virus tersebut," tegasnya.
Dalam penyuntikan vaksin hewan ternak pihaknya menerjunkan tim satgas PMK untuk mendatangi sejumlah peternakan domba milik masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten OKU.
Putut mengakui sejauh ini tidak ada kendala dalam vaksinasi hewan ternak, begitu juga persediaan dosis vaksin saat ini tersedia sekitar 2.000 dosis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah itu.
"Kami optimistis target pemberian vaksin PMK untuk seluruh domba dan kambing ini dapat tercapai pada Maret 2023 nanti," ujarnya.
Dia menjelaskan, pemberian vaksin PMK bagi ternak sapi dan domba sebagai program nasional yang di instruksikan oleh pemerintah untuk melindungi sektor peternakan dari penyakit menular dan bisa mengancam kesehatan ternak dan manusia.
Pemberian vaksin tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku yang saat ini menjangkit hewan ternak di beberapa daerah di Indonesia.
"Penyuntikan vaksin ini sebagai upaya antisipasi penyebaran PMK meskipun di Kabupaten OKU hingga saat ini belum ada laporan hewan ternak yang terinfeksi wabah tersebut," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cegah penyakit menular, vaksinasi campak balita di seluruh puskesmas Palembang gratis
31 March 2026 15:46 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB