Jenazah kru helikopter polisi diterbangkan ke Jakarta
Rabu, 30 November 2022 9:24 WIB
Dua peti jenazah pengawak helikopter NBO-105 telah berada di ruang pemulasaran jenazah RSUD Marsidi Judono Belitung untuk diterbangkan ke Jakarta. ANTARA/Kasmono
Belitung (ANTARA) - Jenazah dua pengawak helikopter NBO-105/P-1103 milik Korps Polairud Baharkam Mabes Polri yang jatuh di perairan Manggar, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan diterbangkan ke Bandara Pondok Cabe, Jakarta, Rabu pagi.
Dua jenazah itu, yakni Bripda Khairul Anam sebagai mekanik helikopter dan Briptu Mochamad Lasminto sebagai kopilot helikopter itu.
"Dua jenazah akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Cassa milik Polri," kata Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Indra Miza, di Manggar, Rabu.
Menurut dia, dua jenazah pengawak helikopter saat ini telah berada di ruang pemulasaran jenazah RSUD Marsidi Judono Belitung.
Dikatakan dia, setibanya di Jakarta nantinya akan dilakukan prosesi penghormatan kepada dua jenazah yang dipimpin langsung oleh Kapolri atau yang mewakili.
Jenazah Anam ditemukan tim SAR gabungan pada hari pertama pencarian.
Sedangkan jenazah Lasminto dievakuasi pada hari kedua pencarian.
Miza menambahkan, operasi SAR gabungan helikopter NBO-105 dilanjutkan pada, Rabu (30/11).
Sejumlah armada yang terlibat dalam pencarian yakni kapal Polisi, TNI AL, KPLP, Basarnas, dan kapal tambahan dari Pushidrosal TNI AL yaitu KRI Spica-646 yang mempunyai kemampuan mendeteksi keberadaan objek di bawah laut.
Sedangkan pesawat udara yang terlibat dari TNI AU yaitu CN-295 dan helikopter milik kepolisian.
"TNI AL juga sudah memberikan bantuan berupa peralatan sonar portabel yang dipasang di kapal nelayan," kata Miza.
Dua jenazah itu, yakni Bripda Khairul Anam sebagai mekanik helikopter dan Briptu Mochamad Lasminto sebagai kopilot helikopter itu.
"Dua jenazah akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Cassa milik Polri," kata Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Indra Miza, di Manggar, Rabu.
Menurut dia, dua jenazah pengawak helikopter saat ini telah berada di ruang pemulasaran jenazah RSUD Marsidi Judono Belitung.
Dikatakan dia, setibanya di Jakarta nantinya akan dilakukan prosesi penghormatan kepada dua jenazah yang dipimpin langsung oleh Kapolri atau yang mewakili.
Jenazah Anam ditemukan tim SAR gabungan pada hari pertama pencarian.
Sedangkan jenazah Lasminto dievakuasi pada hari kedua pencarian.
Miza menambahkan, operasi SAR gabungan helikopter NBO-105 dilanjutkan pada, Rabu (30/11).
Sejumlah armada yang terlibat dalam pencarian yakni kapal Polisi, TNI AL, KPLP, Basarnas, dan kapal tambahan dari Pushidrosal TNI AL yaitu KRI Spica-646 yang mempunyai kemampuan mendeteksi keberadaan objek di bawah laut.
Sedangkan pesawat udara yang terlibat dari TNI AU yaitu CN-295 dan helikopter milik kepolisian.
"TNI AL juga sudah memberikan bantuan berupa peralatan sonar portabel yang dipasang di kapal nelayan," kata Miza.
Pewarta : Kasmono
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sempat sakit, dua calon haji asal Lahat dan Palembang akhirnya terbang ke Tanah Suci
25 April 2026 17:20 WIB
Tamu hotel berani tangkap sanca dua meter di depan lobi Grand Daira Palembang
22 April 2026 18:48 WIB
Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A, butuh dua kemenangan lagi untuk juara
20 April 2026 9:46 WIB
KPK periksa dua pejabat Bank Indonesia terkait dugaan korupsi dana program sosial
17 April 2026 9:43 WIB
Harga plastik melonjak dua kali lipat di Baturaja, pengaruh konflik Timur Tengah
15 April 2026 17:09 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB