Rumah makan tahu sumedang terbakar
Senin, 8 Agustus 2022 11:01 WIB
Petugas polisi melakukan pengamanan di lokasi kebakaran Rumah Makan Tahu Sumedang di Jalan Raya Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (8/8/2022) dini hari. ANTARA/HO-Polsek Limbangan/am.
Garut, Jawa Barat (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh tempat Rumah Makan Tahu Sumedang di Jalan Raya Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu malam.
"Betul ada kebakaran sedang dalam penyelidikan, sudah turun untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kepala Polsek Limbangan AKBP Uus Susilo di Garut, Senin.
Ia menuturkan bahwa kebakaran Rumah Makan Tahu Sumedang itu berlokasi di jalan nasional Bandung-Tasikmalaya tepatnya di Kampung Cilangir, Desa Cigagade, Kecamatan Limbangan.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu, kata Kapolsek, tidak menimbulkan korban jiwa. Saat itu kondisi rumah makan sudah tutup atau tidak ada pelanggan.
"Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka, sedangkan kerugian materi belum bisa ditaksir," katanya.
Ia menyampaikan hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi bahwa penyebab kebakaran ada dugaan dari tungku perapian tempat penggorengan di rumah makan tersebut.
Terkait dengan dugaan adanya unsur kesengajaan, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami lebih lanjut untuk membuktikan adanya unsur pidana.
"Belum kami ketahui, masih dalam penyelidikan, belum ke arah sana (dugaan kesengajaan), dugaan sementara dari tungku," kata Uus.
Kebakaran itu telah menghanguskan bangunan rumah makan yang sebagian besar bangunan dari bambu dan bahan bangunan lainnya yang mudah terbakar.
Kebakaran rumah makan besar milik Zarkasih (65) warga Jatinangor, Kabupaten Sumedang itu berhasil dipadamkan 1 jam kemudian oleh 4 unit mobil Damkar yang diterjunkan ke lokasi kejadian, dibantu unsur TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
"Betul ada kebakaran sedang dalam penyelidikan, sudah turun untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kepala Polsek Limbangan AKBP Uus Susilo di Garut, Senin.
Ia menuturkan bahwa kebakaran Rumah Makan Tahu Sumedang itu berlokasi di jalan nasional Bandung-Tasikmalaya tepatnya di Kampung Cilangir, Desa Cigagade, Kecamatan Limbangan.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu, kata Kapolsek, tidak menimbulkan korban jiwa. Saat itu kondisi rumah makan sudah tutup atau tidak ada pelanggan.
"Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka, sedangkan kerugian materi belum bisa ditaksir," katanya.
Ia menyampaikan hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi bahwa penyebab kebakaran ada dugaan dari tungku perapian tempat penggorengan di rumah makan tersebut.
Terkait dengan dugaan adanya unsur kesengajaan, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami lebih lanjut untuk membuktikan adanya unsur pidana.
"Belum kami ketahui, masih dalam penyelidikan, belum ke arah sana (dugaan kesengajaan), dugaan sementara dari tungku," kata Uus.
Kebakaran itu telah menghanguskan bangunan rumah makan yang sebagian besar bangunan dari bambu dan bahan bangunan lainnya yang mudah terbakar.
Kebakaran rumah makan besar milik Zarkasih (65) warga Jatinangor, Kabupaten Sumedang itu berhasil dipadamkan 1 jam kemudian oleh 4 unit mobil Damkar yang diterjunkan ke lokasi kejadian, dibantu unsur TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Pewarta : Feri Purnama
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Insiden keamanan di jamuan makan malam Gedung Putih, Donald Trump dievakuasi
26 April 2026 11:01 WIB
Badan Gizi Nasional ajak masyarakat gunakan Call Center 127 untuk kawal program Makan Bergizi Gratis
11 March 2026 21:27 WIB
Indonesia peringkat dua dunia program pemberian makan di sekolah, capai 49 juta siswa
09 March 2026 12:35 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB