Sumsel targetkan rasio elektrifikasi capai 100 persen
Jumat, 5 Agustus 2022 23:24 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru. (ANTARA/HO-Pemprov)
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan rasio elektrifikasi mencapai 100 persen pada 2022 atau tak ada lagi desa yang tak teraliri listrik.
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Jumat, mengatakan, saat ini masih terdapat 33 desa yang belum dialiri listrik sehingga Pemprov Sumsel meminta PLN untuk mengupayakannya.
“Desa-desa ini umumnya berada di kawasan hutan,” kata Herman Deru.
Ia mengatakan pemprov mengharapkan dukungan dari berbagai pihak mengingat daerah ini merupakan lumbung energi yang menyuplai listrik ke provinsi lain.
Pemprov Sumsel memiliki tanggung jawab moral untuk menyediakan energi listrik bagi seluruh masyarakat hingga ke warga di kawasan pelosok.
Keandalan listrik Sumsel sudah terbilang mumpuni dengan rasio elektrifikasi pada 2021 sebesar 99,37 persen serta produksi listrik selama 2021 sebesar 8.005.119,68 MW.
Sedangkan kebutuhan dan konsumsi listrik Sumsel hanya setengah dari kapasitas pembangkit.
“Saya minta sinerginya dari PLN karena Sumsel ini menargetkan masuk tiga besar untuk produksi beras tingkat nasional,” kata dia.
Selain itu, kehadiran listrik ini sangat dibutuhkan demi peningkatan taraf hidup masyarakat sehingga PLN diharapkan dapat mewujudkan setiap desa di Sumsel itu teraliri listrik.
Pemprov Sumsel mengharapkan keseriusan PLN dalam menyediakan pasokan listrik ke masyarakat, terutama ke sentra-sentra produksi pertanian dan perikanan.
Sumsel menargetkan produksi 2,9 juta gabah kering giling (GKG) hingga akhir 2022.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sumsel targetkan rasio elektrifikasi capai 100 persen pada 2022
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Jumat, mengatakan, saat ini masih terdapat 33 desa yang belum dialiri listrik sehingga Pemprov Sumsel meminta PLN untuk mengupayakannya.
“Desa-desa ini umumnya berada di kawasan hutan,” kata Herman Deru.
Ia mengatakan pemprov mengharapkan dukungan dari berbagai pihak mengingat daerah ini merupakan lumbung energi yang menyuplai listrik ke provinsi lain.
Pemprov Sumsel memiliki tanggung jawab moral untuk menyediakan energi listrik bagi seluruh masyarakat hingga ke warga di kawasan pelosok.
Keandalan listrik Sumsel sudah terbilang mumpuni dengan rasio elektrifikasi pada 2021 sebesar 99,37 persen serta produksi listrik selama 2021 sebesar 8.005.119,68 MW.
Sedangkan kebutuhan dan konsumsi listrik Sumsel hanya setengah dari kapasitas pembangkit.
“Saya minta sinerginya dari PLN karena Sumsel ini menargetkan masuk tiga besar untuk produksi beras tingkat nasional,” kata dia.
Selain itu, kehadiran listrik ini sangat dibutuhkan demi peningkatan taraf hidup masyarakat sehingga PLN diharapkan dapat mewujudkan setiap desa di Sumsel itu teraliri listrik.
Pemprov Sumsel mengharapkan keseriusan PLN dalam menyediakan pasokan listrik ke masyarakat, terutama ke sentra-sentra produksi pertanian dan perikanan.
Sumsel menargetkan produksi 2,9 juta gabah kering giling (GKG) hingga akhir 2022.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sumsel targetkan rasio elektrifikasi capai 100 persen pada 2022
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN UID S2JB jamin pasokan listrik masjid di Palembang saat shalat Idul Fitri
20 March 2026 9:18 WIB
Cegah listrik padam di Sumatera, PLN minta Gubernur Sumsel buka jalan truk batu bara di Lubuk Linggau
22 January 2026 14:10 WIB
Jadwal pekan pertama Proliga 2026 pertemukan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN
09 January 2026 9:23 WIB
PLN Lahat bantu pemulihan jaringan listrik di Aceh, kirim tim relawan khusus
17 December 2025 8:13 WIB
Yayasan Baitul Maal PLN UID S2JB kirim relawan dan logistik ke lokasi bencana Sumatera
10 December 2025 18:13 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB