Ini inovasi layanan Bapas Lahat Kemenkumham Sumsel
Rabu, 1 Juni 2022 22:21 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik pada 28 satuan kerjanya dengan melakukan berbagai terobosan dan inovasi. (ANTARA/HO-Kemenkumham Sumsel/2022)
Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik pada 28 satuan kerjanya dengan melakukan berbagai terobosan dan inovasi.
"Peningkatan layanan tersebut perlu dilakukan berbagai terobosan dan inovasi yang tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam menerima layanan," kata Kakanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto di Palembang, Rabu.
Misalnya pada Balai Pemasyarakatan (Bapas), terdapat inovasi berbasis teknologi, yaitu “Si Balan”, yang dikembangkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Arif Tri Hantoro.
Kabapas Kelas IIA Lahat Perimansyah, menjelaskan melalui aplikasi "Si Balan", pengguna layanan dapat mengakses informasi dan menggunakan layanan secara daring kapanpun dan di manapun.
Fitur dalam Inovasi ini mencakup tugas dan fungsi utama Bapas Lahat di bidang bimbingan kemasyarakatan dan pengentasan anak. Juga ada fitur penelusuran proses litmas, pengecekan data bimbingan, pengecekan prosedur dan statistik layanan, dan menu wajib lapor klien.
Selain menu terkait layanan utama, pengguna juga bisa mengakses informasi lain seperti profil kontak layanan pengaduan dan pemesanan karya kemandirian klien.
Inovasi ini kata Perimansyah, merupakan inovasi unggulan dalam penilaian Pembangunan Zona Integritas menuju WBK oleh Tim Penilai Internal dari Itjen Kemenkumham. Saat ini terdapat 1.018 jumlah klien dewasa dan 8 klien Anak pada Bapas Lahat.
Puluhan klien telah menggunakan layanan ini dan masih terus kami sosialisasikan. Melalui Si Balan yang bisa diunduh secara gratis untuk semua platform android di Google Play, klien tidak harus datang langsung ke Bapas Lahat sehingga memangkas waktu dan jarak, mengingat luas wilayah kerja Bapas Lahat sebanyak lima kota dan kabupaten dengan total lebih 16.500 Km².
Perimansyah menjelaskan data yang dikirim melalui menu wajib lapor daring atau online nantinya akan tersimpan di database Bapas Lahat dan akan diupdate di Sistem Database Pemasyarakatan Bapas Kelas II Lahat, sehingga petugas Pembimbing Kemasyarakatan bisa terus melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap klien meskipun tidak dilakukan secara langsung/tatap muka. (Rel/I016)
"Peningkatan layanan tersebut perlu dilakukan berbagai terobosan dan inovasi yang tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam menerima layanan," kata Kakanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto di Palembang, Rabu.
Misalnya pada Balai Pemasyarakatan (Bapas), terdapat inovasi berbasis teknologi, yaitu “Si Balan”, yang dikembangkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Arif Tri Hantoro.
Kabapas Kelas IIA Lahat Perimansyah, menjelaskan melalui aplikasi "Si Balan", pengguna layanan dapat mengakses informasi dan menggunakan layanan secara daring kapanpun dan di manapun.
Fitur dalam Inovasi ini mencakup tugas dan fungsi utama Bapas Lahat di bidang bimbingan kemasyarakatan dan pengentasan anak. Juga ada fitur penelusuran proses litmas, pengecekan data bimbingan, pengecekan prosedur dan statistik layanan, dan menu wajib lapor klien.
Selain menu terkait layanan utama, pengguna juga bisa mengakses informasi lain seperti profil kontak layanan pengaduan dan pemesanan karya kemandirian klien.
Inovasi ini kata Perimansyah, merupakan inovasi unggulan dalam penilaian Pembangunan Zona Integritas menuju WBK oleh Tim Penilai Internal dari Itjen Kemenkumham. Saat ini terdapat 1.018 jumlah klien dewasa dan 8 klien Anak pada Bapas Lahat.
Puluhan klien telah menggunakan layanan ini dan masih terus kami sosialisasikan. Melalui Si Balan yang bisa diunduh secara gratis untuk semua platform android di Google Play, klien tidak harus datang langsung ke Bapas Lahat sehingga memangkas waktu dan jarak, mengingat luas wilayah kerja Bapas Lahat sebanyak lima kota dan kabupaten dengan total lebih 16.500 Km².
Perimansyah menjelaskan data yang dikirim melalui menu wajib lapor daring atau online nantinya akan tersimpan di database Bapas Lahat dan akan diupdate di Sistem Database Pemasyarakatan Bapas Kelas II Lahat, sehingga petugas Pembimbing Kemasyarakatan bisa terus melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap klien meskipun tidak dilakukan secara langsung/tatap muka. (Rel/I016)
Pewarta : Pewarta ANTARA
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina EP Pendopo Field dorong inovasi desa yang menyatukan kearifan lokal dan sains modern
25 November 2025 10:48 WIB
Inovasi terobosan benih perkuat ketahanan iklim di sektor kelapa sawit Indonesia
17 November 2025 16:24 WIB
Dorong efisiensi, inovasi Batchdriling Onshore siap dukung ketahanan energi
20 October 2025 13:50 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB