Arus Mudik - Pengelola bus Sumatera operasikan armada secara maksimal
Rabu, 27 April 2022 18:10 WIB
Armada bus PO Yoanda Prima layani mudik lebaran Palembang - Padang. (ANTARA/Yudi Abdullah/22)
Palembang (ANTARA) - Pengelola bus antarkota antar provinsi (AKAP) Sumatera PO Yoanda Prima di Palembang mulai mengoperasikan armada bus secara maksimal melayani masyarakat yang akan mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.
"Sekarang mulai dioperasikan armada secara maksimal, biasanya paling banyak tiga bus diiberangkatkan dari loket Palembang tujuan Jambi, Padang, Bukit Tinggi kini setiap hari enam bus," kata Pimpinan PO Yoanda Prima Jhon Samsi, di Palembang, Rabu.
Menurut dia, masyarakat yang mudik lebaran tahun ini hampir sama dengan kondisi dua tahun lalu sebelum terjadinya pandemi COVID-19.
Kebijakan pemerintah memberikan izin masyarakat melakukan perjalanan mudik lebaran ke kampung halaman dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat disambut baik terbukti terjadi lonjakan permintaan tiket bus.
Permintaan tiket bus untuk perjalanan mudik tidak hanya ramai ke kota-kota di Jawa, tetapi juga ke kota-kota di wilayah Sumatera.
Berdasarkan jadwal keberangkatan selama arus mudik, tujuh hari menjelang lebaran (H-7) hingga H-1, setiap hari bus Yoanda Prima yang memiliki kapasitas 35 penumpang selalu terisi penuh.
Kondisi ramai momentum lebaran ini merupakan berkah bagi pelaku usaha jasa angkutan darat itu, karena sejak dinyatakan pandemi COVID-19 pada Maret 2020 kegiatan usahanya nyaris berhenti beroperasi akibat sepinya penumpang.
Meskipun kondisi ramai penumpang, pihaknya tidak memanfaatkannya dengan menaikkan harga tiket bus di luar batas kewajaran atau melampaui tarif atas tuslah yang ditetapkan pemerintah
Tiket bus tujuan Palembang - Muaro Bungo, Jambi Rp265.000 per orang, sedangkan tujuan Palembang - Padang Rp285.000 per orang, kata Jhon Samsi.
"Sekarang mulai dioperasikan armada secara maksimal, biasanya paling banyak tiga bus diiberangkatkan dari loket Palembang tujuan Jambi, Padang, Bukit Tinggi kini setiap hari enam bus," kata Pimpinan PO Yoanda Prima Jhon Samsi, di Palembang, Rabu.
Menurut dia, masyarakat yang mudik lebaran tahun ini hampir sama dengan kondisi dua tahun lalu sebelum terjadinya pandemi COVID-19.
Kebijakan pemerintah memberikan izin masyarakat melakukan perjalanan mudik lebaran ke kampung halaman dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat disambut baik terbukti terjadi lonjakan permintaan tiket bus.
Permintaan tiket bus untuk perjalanan mudik tidak hanya ramai ke kota-kota di Jawa, tetapi juga ke kota-kota di wilayah Sumatera.
Berdasarkan jadwal keberangkatan selama arus mudik, tujuh hari menjelang lebaran (H-7) hingga H-1, setiap hari bus Yoanda Prima yang memiliki kapasitas 35 penumpang selalu terisi penuh.
Kondisi ramai momentum lebaran ini merupakan berkah bagi pelaku usaha jasa angkutan darat itu, karena sejak dinyatakan pandemi COVID-19 pada Maret 2020 kegiatan usahanya nyaris berhenti beroperasi akibat sepinya penumpang.
Meskipun kondisi ramai penumpang, pihaknya tidak memanfaatkannya dengan menaikkan harga tiket bus di luar batas kewajaran atau melampaui tarif atas tuslah yang ditetapkan pemerintah
Tiket bus tujuan Palembang - Muaro Bungo, Jambi Rp265.000 per orang, sedangkan tujuan Palembang - Padang Rp285.000 per orang, kata Jhon Samsi.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB