Delapan orang diperiksa terkait longsor tambang batu bara PT PMJ
Selasa, 12 April 2022 7:56 WIB
Tim SAR Tarakan melakukan pencarian korban longsor tambang batu bara PT Pipit Mutiara Jaya. ANTARA/HO-SAR Tarakan.
Tarakan (ANTARA) - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bulungan, Kalimantan Utara melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang terkait dengan tanah longsor di tambang batu bara perusahaan PT Pipit Mutiara Jaya di Kabupaten Tana Tidung.
"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap delapan saksi yang tahu longsor di lapangan. Namun untuk penyebab longsornya tambang kita masih menunggu jawaban dari Inspektur Tambang Kementerian ESDM," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Bulungan Iptu Komaini saat dihubungi dari Tarakan, Senin (11/4).
Dia mengatakan bahwa Inspektur Tambang juga melakukan investigasi terkait longsor tambang batu bara milik PT PMJ.
Pemeriksaan saksi-saksi dari pihak PMJ yang dilakukan Polres Bulungan sebatas pemeriksaan ada longsor, namun terkait dengan penyebabnya belum diketahui.
"Apakah disebabkan oleh kelalaian dari pengawasnnya atau dari SOP itu dari Inspektur Tambang," katanya.
Polres Bulungan juga mengirim tim satuan reskrim ke Tarakan, rencana pada Selasa (12/4) dilakukan pemeriksaan terhadap empat korban yang selamat dan sedang menjalani pengobatan di Tarakan.
Sebanyak delapan orang yang sudah diperiksa berasal dari manajemen PT PMJ.
Sebanyak enam orang tertimbun tanah longsor di tambang batu bara perusahaan PT PMJ pada Senin (28/3).
Sebanyak empat orang selamat, satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia atas nama Sawaluddin (43) dan seorang masih dalam pencarian atas nama Santok (32).
"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap delapan saksi yang tahu longsor di lapangan. Namun untuk penyebab longsornya tambang kita masih menunggu jawaban dari Inspektur Tambang Kementerian ESDM," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Bulungan Iptu Komaini saat dihubungi dari Tarakan, Senin (11/4).
Dia mengatakan bahwa Inspektur Tambang juga melakukan investigasi terkait longsor tambang batu bara milik PT PMJ.
Pemeriksaan saksi-saksi dari pihak PMJ yang dilakukan Polres Bulungan sebatas pemeriksaan ada longsor, namun terkait dengan penyebabnya belum diketahui.
"Apakah disebabkan oleh kelalaian dari pengawasnnya atau dari SOP itu dari Inspektur Tambang," katanya.
Polres Bulungan juga mengirim tim satuan reskrim ke Tarakan, rencana pada Selasa (12/4) dilakukan pemeriksaan terhadap empat korban yang selamat dan sedang menjalani pengobatan di Tarakan.
Sebanyak delapan orang yang sudah diperiksa berasal dari manajemen PT PMJ.
Sebanyak enam orang tertimbun tanah longsor di tambang batu bara perusahaan PT PMJ pada Senin (28/3).
Sebanyak empat orang selamat, satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia atas nama Sawaluddin (43) dan seorang masih dalam pencarian atas nama Santok (32).
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sumsel toleransi truk batu bara menyeberang jalan nasional hingga akhir Februari 2026
05 February 2026 21:35 WIB
Kilang Pertamina Plaju siapkan fasilitas jetty dukung hilirisasi batu bara dalam Proyek DME
02 February 2026 13:59 WIB
Sumsel tetap tak izinkan angkutan batu bara pemasok PLTU Bengkulu melintas
28 January 2026 20:45 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru pertimbangkan diskresi angkutan batu bara PLTU Bengkulu
23 January 2026 18:44 WIB
Cegah listrik padam di Sumatera, PLN minta Gubernur Sumsel buka jalan truk batu bara di Lubuk Linggau
22 January 2026 14:10 WIB
Pemprov Sumsel targetkan perbaikan Jembatan P6 Lalan Muba dirampungkan dalam tujuh bulan
14 January 2026 6:51 WIB
Jaga keberlangsungan operasional PLTU Sumbagsel, Pemprov kaji pemberian diskresi angkutan batu bara
09 January 2026 8:27 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB