Erick Thohir dorong pengentasan kemiskinan di Karimun
Selasa, 8 Maret 2022 8:48 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (ANTARA/HO-KBUMN)
Bandarlampung (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong pengentasan kemiskinan di Karimun melalui kontribusi perusahaan BUMN dalam berbagai aspek.
Kontribusi tersebut tercatat dalam bentuk dividen, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperuntukkan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Salah satu program pro rakyat yang terus didorong oleh Erick Thohir yaitu program Mekaar yang merupakan pemberdayaan perempuan melalui permodalan tanpa agunan yang ditawarkan oleh Permodalan Nasional Madani (PNM).
Dalam keterangannya, Senin, Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga pada saat pembagian bantuan sosial kepada 300 keluarga pra sejahtera di Kabupaten Karimun. Arya menyebutkan hingga saat ini jumlah nasabah di wilayah Karimun masih sangat sedikit.
“Jumlah pemberdayaan perempuan di Kabupaten Karimun masih sangat kecil angkanya. 1.833 nasabah itu pun di Pulau Kundur bukan di Karimun. Jumlah ini tentunya akan terus kita tingkatkan sejalan dengan program Mekaar yang terus berkembang” jelas Arya.
Lebih lanjut Arya menyebutkan sebagai perusahaan milik negara, BUMN menjadi sepertiga dari kekuatan makro ekonomi Indonesia, perlu mengambil langkah intervensi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
Kontribusi tersebut tercatat dalam bentuk dividen, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperuntukkan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Salah satu program pro rakyat yang terus didorong oleh Erick Thohir yaitu program Mekaar yang merupakan pemberdayaan perempuan melalui permodalan tanpa agunan yang ditawarkan oleh Permodalan Nasional Madani (PNM).
Dalam keterangannya, Senin, Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga pada saat pembagian bantuan sosial kepada 300 keluarga pra sejahtera di Kabupaten Karimun. Arya menyebutkan hingga saat ini jumlah nasabah di wilayah Karimun masih sangat sedikit.
“Jumlah pemberdayaan perempuan di Kabupaten Karimun masih sangat kecil angkanya. 1.833 nasabah itu pun di Pulau Kundur bukan di Karimun. Jumlah ini tentunya akan terus kita tingkatkan sejalan dengan program Mekaar yang terus berkembang” jelas Arya.
Lebih lanjut Arya menyebutkan sebagai perusahaan milik negara, BUMN menjadi sepertiga dari kekuatan makro ekonomi Indonesia, perlu mengambil langkah intervensi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Erick Thohir pastikan tidak pecat Gerald Vanenburg walau gagal bawa Timnas U-23 juara
30 July 2025 7:14 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB