Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengajak masyarakat untuk melestarikan langit gelap dengan mematikan lampu sejenak untuk memperingati Hari Keantariksaan Nasional pada 6 Agustus 2021.
"Gerakan ini merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Keantariksaan Nasional yang jatuh pada tanggal yang sama," kata Koordinator Humas Lapan Jasyanto dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Masyarakat diharapkan dapat mematikan lampu selama satu jam pada 6 Agustus 2021 dari pukul 20.00-21.00 waktu setempat .
Hari Keantariksaan Nasional yang diperingati tiap 6 Agustus itu didasari pada waktu disahkannya Undang-Undang Keantariksaan pada 2013.
Menurut Jasyanto, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 menjadi payung hukum bagi kegiatan keantariksaan di Indonesia.
Dengan adanya Undang-undang (UU) Keantariksaan, kata dia, maka seluruh kegiatan pengembangan sains dan teknologi antariksa di Indonesia memiliki pondasi yang kuat.
Melalui peringatan Hari Keantariksaan Nasional yang ke-8 itu, masyarakat diharapkan akan mengetahui Indonesia telah memiliki UU Keantariksaan, dan menjadi momentum untuk membangun kesadaran warga akan pentingnya keberadaan malam langit gelap.
Selain mematikan lampu sejenak, peringatan Hari Keantariksaan Nasional juga akan diisi dengan seminar virtual (webinar) bertajuk "Progres Keantariksaan Indonesia" dan gelar wicara malam langit gelap yang diiringi pengamatan virtual.
Lapan ajak masyarakat lestarikan langit gelap dengan mematikan lampu
Selasa, 3 Agustus 2021 15:13 WIB
Lapan (lapan.go.id)
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menristek: Inovasi keantariksaan jadi penggerak ekonomi Indonesia Emas
17 September 2020 9:04 WIB, 2020
Menristek dorong kemandirian teknologi keantariksaan dan penerbangan
22 February 2020 6:04 WIB, 2020
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pertamina Patra Niaga dan masyarakat Sungsang IV Banyuasin kembangkan ekowisata mangrove
04 May 2026 21:27 WIB
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB