Italia vs Inggris bak pertarungan tua muda
Sabtu, 10 Juli 2021 5:57 WIB
Bek tim nasional Italia Leonardo Bonucci saat menjalani sesi latihan di Stadion The Hive, London, Inggris, Senin (5/7/2021). (ANTARA/REUTERS/David Klein)
Jakarta (ANTARA) - Bek tim nasional Italia Leonardo Bonucci berkelakar bahwa laga final Euro yang dilakoninya menghadapi Inggris di Wembley, Minggu nanti, tak ubahnya pertarungan tua muda.
Bonucci merujuk pada kondisi yang dihadapi ia dan tandemnya di lini belakang Italia, Giorgio Chiellini, yang kini sudah kepala tiga akan menghadapi talenta-talenta muda Inggris yang punya kecepatan tinggi.
Bonucci kini berusia 34 tahun dan Chiellini 36 tahun akan menghadapi sederet pemain yang lebih muda dan bugar di lini depan Inggris seperti Bukayo Saka yang masih berusia 19 tahun, Jadon Sancho (21), Jack Grealish (25) dan Raheem Sterling (26).
"Ini pertarungan tua muda," kata Bonucci dalam jumpa pers yang dilansir Reuters, Jumat.
"Mereka punya penyerang-penyerang kuat dan kami harus mengawal mereka juga rekan-rekannya.
"Kami tahu mereka bisa merepotkan dan kami harus berhati-hati dengan kecepatan mereka," ujarnya menambahkan.
Kendati demikian, Bonucci menyebut kedekatan ia dengan tandemnya Chiellini yang sama-sama membela Juventus akan menjadi nilai tambah lain bagi lini belakang Italia.
"Kami selesai membela timnas pada 12 Juli dan bertemu lagi pada 14 Juli untuk berlibur bersama. Itu berbicara banyak soal hubungan kami di dalam dan luar lapangan," ujar Bonucci.
Selain menyoroti bahaya lini depan Inggris, Bonucci tidak sungkan memuji pertahanan The Three Lions yang cuma kebobolan satu gol saja dalam perjalanan menuju final.
"Inggris punya pertahanan super, saya sudah bilang ini sejak fase kualifikasi. Lini tengah mereka mantap dan di belakangnya ada Harry Maguire dan John Stones yang menjalani musim hebat di Manchester United dan City," katanya.
"Kami harus cermat dalam bertahan dan tajam dalam menyerang," tutup Bonucci.
Ini bakal jadi final ketiga Italia dalam 21 tahun terakhir, tetapi Gli Azzurri sudah lama tak jadi juara setelah 1968.
Bonucci merujuk pada kondisi yang dihadapi ia dan tandemnya di lini belakang Italia, Giorgio Chiellini, yang kini sudah kepala tiga akan menghadapi talenta-talenta muda Inggris yang punya kecepatan tinggi.
Bonucci kini berusia 34 tahun dan Chiellini 36 tahun akan menghadapi sederet pemain yang lebih muda dan bugar di lini depan Inggris seperti Bukayo Saka yang masih berusia 19 tahun, Jadon Sancho (21), Jack Grealish (25) dan Raheem Sterling (26).
"Ini pertarungan tua muda," kata Bonucci dalam jumpa pers yang dilansir Reuters, Jumat.
"Mereka punya penyerang-penyerang kuat dan kami harus mengawal mereka juga rekan-rekannya.
"Kami tahu mereka bisa merepotkan dan kami harus berhati-hati dengan kecepatan mereka," ujarnya menambahkan.
Kendati demikian, Bonucci menyebut kedekatan ia dengan tandemnya Chiellini yang sama-sama membela Juventus akan menjadi nilai tambah lain bagi lini belakang Italia.
"Kami selesai membela timnas pada 12 Juli dan bertemu lagi pada 14 Juli untuk berlibur bersama. Itu berbicara banyak soal hubungan kami di dalam dan luar lapangan," ujar Bonucci.
Selain menyoroti bahaya lini depan Inggris, Bonucci tidak sungkan memuji pertahanan The Three Lions yang cuma kebobolan satu gol saja dalam perjalanan menuju final.
"Inggris punya pertahanan super, saya sudah bilang ini sejak fase kualifikasi. Lini tengah mereka mantap dan di belakangnya ada Harry Maguire dan John Stones yang menjalani musim hebat di Manchester United dan City," katanya.
"Kami harus cermat dalam bertahan dan tajam dalam menyerang," tutup Bonucci.
Ini bakal jadi final ketiga Italia dalam 21 tahun terakhir, tetapi Gli Azzurri sudah lama tak jadi juara setelah 1968.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kurs rupiah dinilai masih jauh lebih baik dibanding periode 2019-2020
08 November 2023 16:20 WIB, 2023
Johnny G Plate siap jadi "justice collaborator" di kasus BTS Kominfo 2020-2022
12 June 2023 13:01 WIB, 2023
Jaksa tetapkan Ketua Bawaslu Ogan Ilir jadi tersangka korupsi dana hibah
01 June 2023 20:10 WIB, 2023
Pemerintah mengucurkan anggaran PEN Rp1.645,45 triliun selama 2020-2022
26 January 2023 12:38 WIB, 2023
Chicago Bulls menang 126-108 perpanjang dominasi atas Pistons sejak 2020
20 January 2023 9:04 WIB, 2023