Presiden Haiti tewas ditembak orang tak dikenal di kediaman pribadinya
Rabu, 7 Juli 2021 18:49 WIB
Pengunjuk rasa berlari melewati ban yang dibakar saat aksi unjuk rasa menuntut pengunduran diri Presiden Haiti Jovenel Moise, pada peringatan ke-217 Pertempuran Vertieres, pertempuran utama terakhir kemerdekaan Haiti dari Prancis, di Port-au-Prince, Haiti, Rabu (18/11/2020). (REUTERS/Andres Martinez Casares/WSJ/djo)
Port-au-Prince (ANTARA) - Presiden Haiti Jovenal Moise ditembak mati oleh penyerang tak dikenal di kediaman pribadinya tadi malam dalam sebuah "aksi tidak manusiawi dan barbar", kata Perdana Menteri Sementara Claude Joseph pada Rabu.
Istri Moise terluka dalam peristiwa itu dan mendapat perawatan medis, kata Joseph dalam sebuah pernyataan.
Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya gelombang kekerasan terkait politik di negara Karibia yang miskin itu. Dengan situasi Haiti yang terpecah secara politik, ditambah krisis kemanusiaan dan kelangkaan makanan, ada kekhawatiran kekacauan makin meluas.
"Semua tindakan diambil untuk menjamin kelangsungan negara dan untuk melindungi bangsa," kata Joseph.
Suara tembakan terdengar di seluruh ibu kota. Port-au-Prince mencatat aksi kekerasan meningkat ketika geng-geng saling berperang dan polisi menguasai jalan-jalan.
Kekerasan itu dipicu oleh meningkatnya kemiskinan dan ketidakstabilan politik.
Moise telah menghadapi protes sengit sejak menjabat sebagai presiden pada 2017. Tahun ini oposisi menuduhnya berusaha memaksakan kediktatoran dengan melampaui mandatnya dan menjadi lebih otoriter. Tuduhan itu dibantah oleh Moise.
Sumber: Reuters
Istri Moise terluka dalam peristiwa itu dan mendapat perawatan medis, kata Joseph dalam sebuah pernyataan.
Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya gelombang kekerasan terkait politik di negara Karibia yang miskin itu. Dengan situasi Haiti yang terpecah secara politik, ditambah krisis kemanusiaan dan kelangkaan makanan, ada kekhawatiran kekacauan makin meluas.
"Semua tindakan diambil untuk menjamin kelangsungan negara dan untuk melindungi bangsa," kata Joseph.
Suara tembakan terdengar di seluruh ibu kota. Port-au-Prince mencatat aksi kekerasan meningkat ketika geng-geng saling berperang dan polisi menguasai jalan-jalan.
Kekerasan itu dipicu oleh meningkatnya kemiskinan dan ketidakstabilan politik.
Moise telah menghadapi protes sengit sejak menjabat sebagai presiden pada 2017. Tahun ini oposisi menuduhnya berusaha memaksakan kediktatoran dengan melampaui mandatnya dan menjadi lebih otoriter. Tuduhan itu dibantah oleh Moise.
Sumber: Reuters
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jamaika akan deportasi warga Kolombia dalam pembunuhan Presiden Haiti
02 January 2022 19:01 WIB, 2022
Misionaris AS diculik di Haiti saat geng kian nekat lakukan kejahatan
18 October 2021 8:10 WIB, 2021
FIFA skors Presiden federasi sepak bola Haiti terkait pelecehan seksual pesepak bola wanita
26 May 2020 10:17 WIB, 2020
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kasus penganiayaan balita di Banda Aceh: Tiga pengasuh Daycare jadi tersangka
30 April 2026 7:28 WIB