Penjagaan di pintu masuk Mapolres OKU diperketat
Jumat, 2 April 2021 15:34 WIB
Ilustrasi terorisme. (ANTARA/HO/21)
Baturaja (ANTARA) - Puluhan anggota Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menjaga ketat pintu keluar masuk markas kepolisian setempat guna mengantisipasi serangan terorisme, seperti yang terjadi di Mabes Polri beberapa hari lalu.
Kasubag Humas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) AKP Mardi Nursal di Baturaja, Jumat, mengemukakan penjagaan di pintu masuk yang diperketat ini menyusul adanya serangan terduga teroris di Mabes Polri agar hal serupa tidak terjadi di wilayah hukum polres setempat.
"Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa terjadi di wilayah hukum Polres OKU dari aksi teroris," katanya.
Penjagaan tersebut dilakukan dengan memakai body sistem di pintu keluar masuk markas kepolisian setempat yang dijaga anggota bersenjata lengkap.
Setiap tamu yang datang ke Mapolres OKU dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh anggota yang berjaga di pintu masuk tersebut.
"Tamu yang hendak masuk, selain wajib melapor ke petugas, mereka juga harus menjalani pemeriksaan," tegasnya.
Tamu yang datang diperiksa menggunakan metal detektor oleh petugas, termasuk terhadap barang yang dibawanya.
"Tamu juga dicek secara seksama dan diminta meninggalkan identitas diri, seperti KTP atau SIM. Sementara Untuk pelayanan masyarakat tidak terganggu tetap dilaksanakan seperti biasa," ujarnya.
Kasubag Humas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) AKP Mardi Nursal di Baturaja, Jumat, mengemukakan penjagaan di pintu masuk yang diperketat ini menyusul adanya serangan terduga teroris di Mabes Polri agar hal serupa tidak terjadi di wilayah hukum polres setempat.
"Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa terjadi di wilayah hukum Polres OKU dari aksi teroris," katanya.
Penjagaan tersebut dilakukan dengan memakai body sistem di pintu keluar masuk markas kepolisian setempat yang dijaga anggota bersenjata lengkap.
Setiap tamu yang datang ke Mapolres OKU dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh anggota yang berjaga di pintu masuk tersebut.
"Tamu yang hendak masuk, selain wajib melapor ke petugas, mereka juga harus menjalani pemeriksaan," tegasnya.
Tamu yang datang diperiksa menggunakan metal detektor oleh petugas, termasuk terhadap barang yang dibawanya.
"Tamu juga dicek secara seksama dan diminta meninggalkan identitas diri, seperti KTP atau SIM. Sementara Untuk pelayanan masyarakat tidak terganggu tetap dilaksanakan seperti biasa," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolda besuk anggota yang tertembak saat penyerangan Mapolres Jeneponto
28 April 2023 10:59 WIB, 2023
Polisi tangkap seorang perempuan pengirim satai beracun yang menewaskan anak pengemudi ojek
03 May 2021 15:43 WIB, 2021
Residivis penyerang Mapolres OKI tewas ditembak, sempat berkelahi dengan petugas piket
28 June 2020 23:05 WIB, 2020
Kapolda Sumsel langsung datangi Mapolres OKl pascapenyerangan oleh residivis yang tewas ditembak
28 June 2020 22:48 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB