WhatsApp tambah autentikasi biometrik masuk ke desktop
Jumat, 29 Januari 2021 8:51 WIB
WhatsApp tambah autentikasi biometrik untuk masuk ke desktop (twitter.com/whatsapp)
Jakarta (ANTARA) - Platform perpesanan milik Facebook, WhatsApp, menambahkan fitur keamanan autentikasi biometrik di ponsel saat menautkan akun ke browser web.
"Hari ini kami mulai merilis fitur keamanan baru untuk WhatsApp Web dan Desktop: pemindai wajah dan sidik jari untuk membuka akun ketika ditautkan perangkat," WhatsApp mengumumkan melalui akun Twitter-nya, Kamis (28/1).
"WhatsApp tidak melihat data wajah atau sidik jari Anda," WhatsApp menambahkan.
Menurut laporan The Verge, sistem baru ini akan diaktifkan secara default pada semua perangkat iPhone yang menjalankan iOS 14 dengan Touch ID atau Face ID, dan perangkat Android apa pun yang mengaktifkan autentikasi biometrik.
Hal itu berarti pengguna harus menggunakan untuk menautkan akun mereka kecuali jika mereka menonaktifkan autentikasi biometrik untuk seluruh perangkat mereka.
Pengguna yang tidak memiliki penyiapan autentikasi biometrik di ponsel mereka, atau menonaktifkannya, akan dapat menautkan akun mereka seperti biasa.
Seperti halnya penggunaan keamanan biometrik lainnya pada ponsel cerdas modern, sistem baru ini tidak berarti bahwa WhatsApp mengakses atau mengumpulkan pindaian wajah atau sidik jari.
Sistem ini menggunakan API data biometrik yang sama seperti yang dilakukan oleh setiap aplikasi lainnya untuk mengakses sistem keamanan di perangkat sebagai ukuran autentikasi ekstra sebelum memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan akun mereka.
Sistem biometrik untuk menautkan akun ke web WhatsApp sama seperti menggunakan sidik jadi untuk masuk ke aplikasi perbankan, misalnya. Sehingga, sistem ini tidak memberikan akses WhatsApp ke informasi pribadi pengguna.
"Obrolan hanya untuk Anda," cuit @WhatsApp, sambil menambahkan emoji mata.
WhatsApp mengatakan bahwa pembaruan akan diluncurkan untuk perangkat yang kompatibel dalam beberapa pekan mendatang.
"Hari ini kami mulai merilis fitur keamanan baru untuk WhatsApp Web dan Desktop: pemindai wajah dan sidik jari untuk membuka akun ketika ditautkan perangkat," WhatsApp mengumumkan melalui akun Twitter-nya, Kamis (28/1).
"WhatsApp tidak melihat data wajah atau sidik jari Anda," WhatsApp menambahkan.
Menurut laporan The Verge, sistem baru ini akan diaktifkan secara default pada semua perangkat iPhone yang menjalankan iOS 14 dengan Touch ID atau Face ID, dan perangkat Android apa pun yang mengaktifkan autentikasi biometrik.
Hal itu berarti pengguna harus menggunakan untuk menautkan akun mereka kecuali jika mereka menonaktifkan autentikasi biometrik untuk seluruh perangkat mereka.
Pengguna yang tidak memiliki penyiapan autentikasi biometrik di ponsel mereka, atau menonaktifkannya, akan dapat menautkan akun mereka seperti biasa.
Seperti halnya penggunaan keamanan biometrik lainnya pada ponsel cerdas modern, sistem baru ini tidak berarti bahwa WhatsApp mengakses atau mengumpulkan pindaian wajah atau sidik jari.
Sistem ini menggunakan API data biometrik yang sama seperti yang dilakukan oleh setiap aplikasi lainnya untuk mengakses sistem keamanan di perangkat sebagai ukuran autentikasi ekstra sebelum memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan akun mereka.
Sistem biometrik untuk menautkan akun ke web WhatsApp sama seperti menggunakan sidik jadi untuk masuk ke aplikasi perbankan, misalnya. Sehingga, sistem ini tidak memberikan akses WhatsApp ke informasi pribadi pengguna.
"Obrolan hanya untuk Anda," cuit @WhatsApp, sambil menambahkan emoji mata.
WhatsApp mengatakan bahwa pembaruan akan diluncurkan untuk perangkat yang kompatibel dalam beberapa pekan mendatang.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lewis Hamilton nantikan pembaruan signifikan Mercedes untuk F1 2024
08 December 2023 10:01 WIB, 2023
Max Verstappen siapkan strategi dan pembaruan teknis jelang GP Hungaria
20 July 2023 11:36 WIB, 2023
Menparekraf lakukan pembaruan daftar negara yang boleh masuk Indonesian
29 November 2021 16:28 WIB, 2021
BRI luncurkan pembaruan fitur iBBIZ untuk kemudahan nasabah pebisnis
18 October 2021 15:16 WIB, 2021