Ini tips belanja daring, konsumen wajib teliti
Selasa, 27 Oktober 2020 14:36 WIB
Ilustrasi belanja online (Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Belanja daring bukan hal yang asing lagi bagi sebagian besar masyarakat, apalagi sejak pandemi virus corona, masyarakat mau tidak mau harus mulai mengadopsi teknologi untuk membantu kegiatan.
Lazada Indonesia melihat selama setengah tahun terakhir, belanja secara daring merupakan alternatif utama bagi konsumen agar tetap bisa membeli kebutuhan sehari-hari tanpa harus berada di kerumunan.
"Trend belanja daring akan meningkat di masa depan karena salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen," kata Chief Customer Care Officer Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo saat acara diskusi "Kenali Hak Konsumen dalam Berbelanja Online", Selasa.
Sayangnya, masih ada konsumen yang belum sepenuhnya paham bagaimana cara berbelanja daring yang paham.
Hak konsumen secara umum telah diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, atau sering disebut sebagai UUPK, namun, tidak ada salahnya konsumen apa saja yang perlu mereka lakukan untuk mengurangi kendala saat berbelanja daring.
Ferry dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa konsumen, sebelum berbelanja, wajib jeli dan teliti melihat barang yang akan dibeli. Konsumen bisa mencermati foto dan deskripsi tentang barang yang akan dibeli.
Jangan ragu untuk menghubungi penjual dan bertanya soal produk yang ingin dibeli. Konsumen disarankan untuk berkomunikasi dengan penjual melalui platform belanja agar ketika ada kendala, petugas layanan konsumen (customer care) bisa memberikan jaminan transaksi.
Bandingkan juga produk yang dijual di toko lain, baik soal harga maupun kualitas produk yang ditawarkan. Jika sudah menemukan produk yang diinginkan di toko yang cocok, cek juga barang apa saja yang dijual di toko tersebut.
Perhatikan juga ulasan dari pengguna lain mengenai barang maupun toko tersebut.
Jika platform belanja memberikan promosi, pahami juga cara menggunakan promo tersebut.
Ketika sudah membeli barang, konsumen perlu mengingat perkiraan tanggal berapa barang tersebut akan dikirim, atau bisa dicek melalui aplikasi belanja daring.
Jika barang sudah sampai, Lazada Indonesia menyarankan untuk memotret kondisi paket sebelum dan setelah dibuka. Foto ini akan berfungsi sebagai keterangan pendukung jika ada masalah, seperti rusak atau produk yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan.
Jika sudah selesai bertransaksi, tinggalkan ulasan tentang barang tersebut, untuk membantu konsumen lain yang ingin berbelanja di toko tersebut.
Lazada Indonesia melihat selama setengah tahun terakhir, belanja secara daring merupakan alternatif utama bagi konsumen agar tetap bisa membeli kebutuhan sehari-hari tanpa harus berada di kerumunan.
"Trend belanja daring akan meningkat di masa depan karena salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen," kata Chief Customer Care Officer Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo saat acara diskusi "Kenali Hak Konsumen dalam Berbelanja Online", Selasa.
Sayangnya, masih ada konsumen yang belum sepenuhnya paham bagaimana cara berbelanja daring yang paham.
Hak konsumen secara umum telah diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, atau sering disebut sebagai UUPK, namun, tidak ada salahnya konsumen apa saja yang perlu mereka lakukan untuk mengurangi kendala saat berbelanja daring.
Ferry dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa konsumen, sebelum berbelanja, wajib jeli dan teliti melihat barang yang akan dibeli. Konsumen bisa mencermati foto dan deskripsi tentang barang yang akan dibeli.
Jangan ragu untuk menghubungi penjual dan bertanya soal produk yang ingin dibeli. Konsumen disarankan untuk berkomunikasi dengan penjual melalui platform belanja agar ketika ada kendala, petugas layanan konsumen (customer care) bisa memberikan jaminan transaksi.
Bandingkan juga produk yang dijual di toko lain, baik soal harga maupun kualitas produk yang ditawarkan. Jika sudah menemukan produk yang diinginkan di toko yang cocok, cek juga barang apa saja yang dijual di toko tersebut.
Perhatikan juga ulasan dari pengguna lain mengenai barang maupun toko tersebut.
Jika platform belanja memberikan promosi, pahami juga cara menggunakan promo tersebut.
Ketika sudah membeli barang, konsumen perlu mengingat perkiraan tanggal berapa barang tersebut akan dikirim, atau bisa dicek melalui aplikasi belanja daring.
Jika barang sudah sampai, Lazada Indonesia menyarankan untuk memotret kondisi paket sebelum dan setelah dibuka. Foto ini akan berfungsi sebagai keterangan pendukung jika ada masalah, seperti rusak atau produk yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan.
Jika sudah selesai bertransaksi, tinggalkan ulasan tentang barang tersebut, untuk membantu konsumen lain yang ingin berbelanja di toko tersebut.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Oknum kurir ojek online di Palembang cabuli siswa SD, ditangkap polisi lewat jebakan paket
04 March 2026 18:08 WIB
Bank Sumsel Babel hadirkan solusi transaksi digital praktis lewat BSB Mobile
03 March 2026 15:15 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB