WHO: Kematian global COVID-19 mungkin lebih kecil dari sebenarnya
Selasa, 29 September 2020 8:18 WIB
Maria Velez dari Orlando, Florida, memeluk nisan putranya Stephen di Ohio Western Reserve National Cemetery pada Memorial Day, di tengah wabah virus corona (COVID-19), di Seville, Ohio, Amerika Serikat, Senin (25/5/2020). (ANTARA/REUTERS/AARON JOSEFCZYK/tm)
Jenewa (ANTARA) - Total kematian resmi global akibat COVID-19 kemungkinan lebih kecil dari jumlah yang sebenarnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan, Senin (28/9).
Menurut pejabat WHO, jumlah kematian di seluruh dunia akibat penyakit virus corona itu saat ini sebenarnya sudah mencapai di atas satu juta.
"Jika ada, jumlah yang dilaporkan saat ini mungkin mencerminkan perhitungan yang keliru baik menyangkut individu yang terinfeksi COVID-19 atau pun korban meninggal karenanya," kata pakar senior kedaruratan WHO, Mike Ryan, saat konferensi pers di Jenewa.
"Ketika Anda menghitung apa pun, Anda tidak dapat menghitungnya secara sempurna, namun saya pastikan bahwa jumlah saat ini kemungkinan lebih kecil dari jumlah korban COVID-19 yang sesungguhnya," katanya.
Sumber: Reuters
Menurut pejabat WHO, jumlah kematian di seluruh dunia akibat penyakit virus corona itu saat ini sebenarnya sudah mencapai di atas satu juta.
"Jika ada, jumlah yang dilaporkan saat ini mungkin mencerminkan perhitungan yang keliru baik menyangkut individu yang terinfeksi COVID-19 atau pun korban meninggal karenanya," kata pakar senior kedaruratan WHO, Mike Ryan, saat konferensi pers di Jenewa.
"Ketika Anda menghitung apa pun, Anda tidak dapat menghitungnya secara sempurna, namun saya pastikan bahwa jumlah saat ini kemungkinan lebih kecil dari jumlah korban COVID-19 yang sesungguhnya," katanya.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perjanjian New START Berakhir, Indonesia desak AS-Rusia cegah perlombaan senjata nuklir
08 February 2026 9:36 WIB
Pertamina Lubricants Perkuat Pendidikan Vokasi dengan dirikan Bengkel Enduro Home Service
14 January 2026 12:13 WIB
Analis: Kurs Rupiah berada di pola sideways, pasar berhati-hati terhadap dolar AS yang menguat
14 November 2025 16:17 WIB