Herman Deru: Semua harus bersyukur dalam hari kemerdekaan
Senin, 17 Agustus 2020 13:54 WIB
Ilustrasi upacara pengibaran bendera Merah Putih. ANTARA/Toyiban
Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meminta semua lapisan masyarakat untuk bersyukur terutama dalam memperingati hari ulang tahun ke-75 RI sekarang ini.
"Meski peringatan HUT ke-75 RI tahun ini penuh dengan keterbatasan, hal itu hendaknya tidak membatasi rasa syukur kita. Hal ini karena kemerdekaan sebagai ajang evaluasi sehingga bangsa semakin maju," kata dia, usai upacara HUT ke-75 RI, di Palembang, Senin.
Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan, Abadil, yang ditemui usai upacara mengucapkan selamat HUT ke-75 RI bagi warga Kemenag maupun warga Sumatera Selatan.
Baca juga: Pemprov Sumsel masih utamakan protokol kesehatan mencegah penyebaran COVID-19
Menurut dia, kemerdekaan merupakan anugerah besar dari Allah SWT dan harus diisi dengan penuh rasa syukur. “Peringatan HUT RI merupakan momentum yang tepat untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa dengan sepenuh hati dalam rangka menjauhkan perpecahan dan permusuhan,” ujar dia.
Mengenai wabah COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini diharapkan segera diangkat dari bumi Indonesia tercinta. “Semoga pada bulan yang penuh sejarah ini, Allah SWT dengan qudrat dan iradatnya mengangkat wabah corona, serta melindungi bangsa dan negara kita dari keterpurukan akibat wabah ini," ujar dia.
Baca juga: Pemprov Sumsel minta masyarakat berdiri saat Indonesia Raya berkumandang
Peringatan HUT ke-75 Indoneisa pada tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peserta upacara dibatasi sesuai protokol kesehatan.
Komposisi petugas terdiri dari komandan upacara, tiga orang personel Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, pasukan parade upacara berjumlah 20 orang berasal dari TNI dan Polri, 24 orang personel Korps Musik, dan dua orang pembawa acara.
Pejabat yang hadir pada upacara bendera itu antara lain Ketua DPRD Sumatera Selatan, Anita Noeringhati, Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi, Kepala Polda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Eko Indra Heri, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Marwadi Yayah, Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigadir Jenderal TNI Jauhari Agus Suraji, dan Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Nasrun Umar.
Baca juga: Gubernur minta kepala daerah zona hijau bisa buka sekolah tatap muka
Baca juga: Gubernur Sumsel: Denda tidak gunakan masker segera diberlakukan
"Meski peringatan HUT ke-75 RI tahun ini penuh dengan keterbatasan, hal itu hendaknya tidak membatasi rasa syukur kita. Hal ini karena kemerdekaan sebagai ajang evaluasi sehingga bangsa semakin maju," kata dia, usai upacara HUT ke-75 RI, di Palembang, Senin.
Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan, Abadil, yang ditemui usai upacara mengucapkan selamat HUT ke-75 RI bagi warga Kemenag maupun warga Sumatera Selatan.
Baca juga: Pemprov Sumsel masih utamakan protokol kesehatan mencegah penyebaran COVID-19
Menurut dia, kemerdekaan merupakan anugerah besar dari Allah SWT dan harus diisi dengan penuh rasa syukur. “Peringatan HUT RI merupakan momentum yang tepat untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa dengan sepenuh hati dalam rangka menjauhkan perpecahan dan permusuhan,” ujar dia.
Mengenai wabah COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini diharapkan segera diangkat dari bumi Indonesia tercinta. “Semoga pada bulan yang penuh sejarah ini, Allah SWT dengan qudrat dan iradatnya mengangkat wabah corona, serta melindungi bangsa dan negara kita dari keterpurukan akibat wabah ini," ujar dia.
Baca juga: Pemprov Sumsel minta masyarakat berdiri saat Indonesia Raya berkumandang
Peringatan HUT ke-75 Indoneisa pada tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peserta upacara dibatasi sesuai protokol kesehatan.
Komposisi petugas terdiri dari komandan upacara, tiga orang personel Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, pasukan parade upacara berjumlah 20 orang berasal dari TNI dan Polri, 24 orang personel Korps Musik, dan dua orang pembawa acara.
Pejabat yang hadir pada upacara bendera itu antara lain Ketua DPRD Sumatera Selatan, Anita Noeringhati, Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi, Kepala Polda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Eko Indra Heri, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Marwadi Yayah, Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigadir Jenderal TNI Jauhari Agus Suraji, dan Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Nasrun Umar.
Baca juga: Gubernur minta kepala daerah zona hijau bisa buka sekolah tatap muka
Baca juga: Gubernur Sumsel: Denda tidak gunakan masker segera diberlakukan
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan HUT ke-11, PT SBS komitmen wujudkan generasi sehat dan gelar penanaman pohon
03 February 2026 19:51 WIB
Momen HUT ke-11, Direktur Utama PT Satria Bahana Sarana serahkan bantuan sapi
19 January 2026 17:18 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usulkan kepala daerah dipilih DPRD
06 December 2025 8:59 WIB
Rayakan HUT ke-51 tahun, Semen Baturaja salurkan bantuan senilai Rp715 juta untuk masyarakat
17 November 2025 15:54 WIB
Prajurit TNI terjun payung dan mendarat di Monas, pada perayaan puncak HUT ke-80
05 October 2025 12:59 WIB