Prabowo apresiasi dukungan anggaran Kemenhan dan perkuat TNI
Kamis, 18 Juni 2020 20:17 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto (kiri) bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengapresiasi dukungan semua fraksi di DPR RI dalam memperkuat TNI khususnya dengan dukungan anggaran Kementerian Pertahanan-TNI.
"Alhamdulillah dapat dukungan besar dari semua fraksi untuk memperkuat TNI," kata Prabowo usai Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis malam.
Dia menjelaskan dalam Raker tersebut, semua fraksi di Komisi I DPR RI menginginkan agar TNI diperkuat agar Indonesia kuat.
Menurut dia, Raker tersebut membahas rencana kerja anggaran (RKA) Kemhan/TNI dan anggaran kedepan.
"Optimisme kita, tahun ini kita harus prihatin dan mengerti bahwa kita kedepankan mengatasi COVID-19 membantu rakyat paling lemah, membantu tenaga medis dan semua pelayanan kesehatan, kita hidupkan kembali ekonomi," ujarnya.
Komisi I DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Raker tersebut berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.30 WIB dan berlangsung secara tertutup.
Raker tersebut diagendakan membahas terkait Rencana Kerja dan Anggaran/Rencana Kerja Pemerintah (RKA/RKP) Kemhan/TNI Tahun 2021 lalu juga membahas isu-isu aktual seperti kesiapan Kemhan/TNI menghadapi bentuk ancaman keamanan baru di Indonesia.
Selain itu, membahas perkembangan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan penyusunan peraturan pelaksana undang-undang negara di bidang pertahanan; dan kesiapan TNI dalam pelibatan pengimplementasian tatanan normal baru.
"Alhamdulillah dapat dukungan besar dari semua fraksi untuk memperkuat TNI," kata Prabowo usai Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis malam.
Dia menjelaskan dalam Raker tersebut, semua fraksi di Komisi I DPR RI menginginkan agar TNI diperkuat agar Indonesia kuat.
Menurut dia, Raker tersebut membahas rencana kerja anggaran (RKA) Kemhan/TNI dan anggaran kedepan.
"Optimisme kita, tahun ini kita harus prihatin dan mengerti bahwa kita kedepankan mengatasi COVID-19 membantu rakyat paling lemah, membantu tenaga medis dan semua pelayanan kesehatan, kita hidupkan kembali ekonomi," ujarnya.
Komisi I DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Raker tersebut berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.30 WIB dan berlangsung secara tertutup.
Raker tersebut diagendakan membahas terkait Rencana Kerja dan Anggaran/Rencana Kerja Pemerintah (RKA/RKP) Kemhan/TNI Tahun 2021 lalu juga membahas isu-isu aktual seperti kesiapan Kemhan/TNI menghadapi bentuk ancaman keamanan baru di Indonesia.
Selain itu, membahas perkembangan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan penyusunan peraturan pelaksana undang-undang negara di bidang pertahanan; dan kesiapan TNI dalam pelibatan pengimplementasian tatanan normal baru.
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menaker Yassierli target perluasan wilayah dan kuota Program Magang Nasional 2026
09 April 2026 17:39 WIB
Berdayakan ekonomi inklusif, Kemensos beri modal usaha bagi disabilitas di OKU
01 April 2026 20:45 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB