Gubernur Sumsel minta pengusaha bantu pemulihan ekonomi daerah
Selasa, 16 Juni 2020 12:42 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru usai menerima bantuan alat pelindung diri (APD) COVID-19 dari pengusaha di Palembang, Senin (15/6). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sumsel)
Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengharapkan para pengusaha dan masyarakat untuk membantu pemulihan ekonomi karena dengan adanya pandemi COVID -19 ini, pendapatan usaha kecil dan menengah banyak yang menurun.
"Bahkan dengan adanya pandemi corona ini banyak UMKM yang tidak produksi," kata gubernur usai menerima bantuan alat pelindung diri untuk corona di Palembang, Senin (15/6).
Menurut gubernur, bantuan yang dibutuhkan bukan hanya berbentuk APD saja tetapi juga pemulihan bidang ekonomi.
Begitu juga Yayasan Budha Tzu-Chi untuk mendukung pemerintah dalam menumbuhkan faktor pemberdayaan ekonomi masyarakat antara lain dalam bidang UMKM dan kuliner. Bantuan dalam membangun aspek perekonomian dilakukan misalnya dengan pelatihan keterampilan tenaga kerja.
Hal ini bisa dilakukan melalui kerja sama dengan Disnaker karena Budha Tzu-Chi ada dimana-mana dengan berbagai keahlian, ujar gubernur.
Selain itu, gubernur juga meminta pengusaha membantu menumbuhkan tingkat kepercayaan diri dan juga pikiran masyarakat bahwa corona bisa disembuhkan dengan stamina yang baik. Corona bisa disembuhkan, asal patuh terhadap anjuran medis bagi yang belum tertular.
"Hari ini kita terima bantuan yang tidak habis pakai, yang dapat digunakan di masa pandemi ini maupun setelah pandemi ini," katanya.
Dalam kesempatan gubernur mengapresiasi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Baju Hazmat (1990 pcs), ventilator untuk ICU (4 unit), oxygen concentrator (10 unit), masker N-95 (1000 pcs) dari Yayasan Buddha Tzu-Chi Palembang untuk gugus tugas penanganan COVID-19 Prov Sumsel.
"Saya atas nama gubernur, pribadi, dan atas nama masyarakat Sumsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Budha Tzu- Chi atas kepedulian tanpa membedakan untuk siapa," ujar dia.
"Bahkan dengan adanya pandemi corona ini banyak UMKM yang tidak produksi," kata gubernur usai menerima bantuan alat pelindung diri untuk corona di Palembang, Senin (15/6).
Menurut gubernur, bantuan yang dibutuhkan bukan hanya berbentuk APD saja tetapi juga pemulihan bidang ekonomi.
Begitu juga Yayasan Budha Tzu-Chi untuk mendukung pemerintah dalam menumbuhkan faktor pemberdayaan ekonomi masyarakat antara lain dalam bidang UMKM dan kuliner. Bantuan dalam membangun aspek perekonomian dilakukan misalnya dengan pelatihan keterampilan tenaga kerja.
Hal ini bisa dilakukan melalui kerja sama dengan Disnaker karena Budha Tzu-Chi ada dimana-mana dengan berbagai keahlian, ujar gubernur.
Selain itu, gubernur juga meminta pengusaha membantu menumbuhkan tingkat kepercayaan diri dan juga pikiran masyarakat bahwa corona bisa disembuhkan dengan stamina yang baik. Corona bisa disembuhkan, asal patuh terhadap anjuran medis bagi yang belum tertular.
"Hari ini kita terima bantuan yang tidak habis pakai, yang dapat digunakan di masa pandemi ini maupun setelah pandemi ini," katanya.
Dalam kesempatan gubernur mengapresiasi bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Baju Hazmat (1990 pcs), ventilator untuk ICU (4 unit), oxygen concentrator (10 unit), masker N-95 (1000 pcs) dari Yayasan Buddha Tzu-Chi Palembang untuk gugus tugas penanganan COVID-19 Prov Sumsel.
"Saya atas nama gubernur, pribadi, dan atas nama masyarakat Sumsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Budha Tzu- Chi atas kepedulian tanpa membedakan untuk siapa," ujar dia.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB