Palembang sementara ini tetapkan kegiatan belajar di sekolah dimulai 15 Juni 2020
Senin, 1 Juni 2020 13:54 WIB
Seorang siswa SD mengerjakan ulangan praktek mata pelajaran IPA tentang Identifikasi Sifat Campuran melalui media daring di rumahnya, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/wsj.)
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang sementara ini menetapkan bahwa kegiatan belajar dan mengajar di sekolah akan dimulai kembali pada 15 Juni 2020.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto di Palembang, Senin, mengatakan, namun keputusan tersebut belum final karena pemkot akan merujuk pada kondisi terkini penyebaran virus corona di kota tersebut.
“Tanggal masuknya bisa saja ditinjau ulang, ini bukan harga mati,” kata Zulinto.
Ia mengatakan pemkot mengambil keputusan untuk memulai kembali kegiatan belajar dan mengajar di sekolah ini untuk merespon diberlakukannya era normal baru pada awal Juni 2020.
Zulinto tidak menyangkal bahwa proses belajar di rumah yang dilakukan siswa secara virtual selama pademi kurang lebih tiga bulan ini terbilang kurang begitu efektif.
Sehingga untuk menyongsong pembukaan sekolah tersebut, pada para guru diminta untuk mulai bekerja di sekolah pada 3 Juni 2020.
Mengenai mekanisme bekerjanya, bisa diatur oleh kepala sekolah seperti dibagi shif kerja, kata dia.
Persiapan ini penting dilakukan karena pada 5 Juni akan dilakukan pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), disusul pengumuman tingkat SD.
Selama proses ini berlangsung, pihak sekolah harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19, seperti wajib menggunakan masker, rutin mencuci tangan, jaga jarak fisik, dan lainnya.
Secara teknis juga sudah diatur yakni, kapasitas kelas yang digunakan hanya 50 persen dari tempat duduk yang tersedia, begitu juga jam pelajaran juga bakal dikurangi 25-30 menit, kata dia.
Sementara itu, Kota Palembang kemungkinan besar akan mengakhiri penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang telah dimulai sejak 20 Mei lalu pada awal Juni ini, namun keputusannya akan ditentukan dalam rapat Selasa (2/6).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto di Palembang, Senin, mengatakan, namun keputusan tersebut belum final karena pemkot akan merujuk pada kondisi terkini penyebaran virus corona di kota tersebut.
“Tanggal masuknya bisa saja ditinjau ulang, ini bukan harga mati,” kata Zulinto.
Ia mengatakan pemkot mengambil keputusan untuk memulai kembali kegiatan belajar dan mengajar di sekolah ini untuk merespon diberlakukannya era normal baru pada awal Juni 2020.
Zulinto tidak menyangkal bahwa proses belajar di rumah yang dilakukan siswa secara virtual selama pademi kurang lebih tiga bulan ini terbilang kurang begitu efektif.
Sehingga untuk menyongsong pembukaan sekolah tersebut, pada para guru diminta untuk mulai bekerja di sekolah pada 3 Juni 2020.
Mengenai mekanisme bekerjanya, bisa diatur oleh kepala sekolah seperti dibagi shif kerja, kata dia.
Persiapan ini penting dilakukan karena pada 5 Juni akan dilakukan pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), disusul pengumuman tingkat SD.
Selama proses ini berlangsung, pihak sekolah harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19, seperti wajib menggunakan masker, rutin mencuci tangan, jaga jarak fisik, dan lainnya.
Secara teknis juga sudah diatur yakni, kapasitas kelas yang digunakan hanya 50 persen dari tempat duduk yang tersedia, begitu juga jam pelajaran juga bakal dikurangi 25-30 menit, kata dia.
Sementara itu, Kota Palembang kemungkinan besar akan mengakhiri penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang telah dimulai sejak 20 Mei lalu pada awal Juni ini, namun keputusannya akan ditentukan dalam rapat Selasa (2/6).
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejati Sumsel tangani buron korupsi Covid-19 yang ditangkap di Jabar
06 February 2025 7:20 WIB, 2025
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo dituntut 3,5 tahun penjara kasus korupsi Pasar Cinde
23 February 2026 19:10 WIB
Pemkot Palembang santuni 500 anak yatim, sekaligus peringati satu tahun Ratu Dewa-Prima Salam
21 February 2026 12:49 WIB
Masjid Agung Palembang buka layanan mualaf selama Ramadhan, ini fasilitasnya
20 February 2026 13:47 WIB