Jack Ma mundur dari dewan direksi SoftBank Group
Senin, 18 Mei 2020 23:00 WIB
Dokumentasi - Jack Ma saat tiba di "Tech for Good" Summit di Paris, Prancis (15/5/2019). REUTERS/Charles Platiau/aa. (REUTERS/CHARLES PLATIAU)
Jakarta (ANTARA) - Filantropis Jack Ma, yang juga pendiri raksasa e-dagang asal China, mengundurkan diri dari jajaran dewan direksi SoftBank Group Corp.
SoftBank mengumumkan secara resmi pengunduran diri orang terkaya di China itu pada Senin.
Pengunduran diri Ma dari perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang, itu terjadi setelah dia juga secara formal menarik diri dari kegiatan bisnis untuk konsentrasi di bidang filantropi.
Ma bergabung dengan SoftBank pada 2007. Sebelumnya Ma juga mundur dari CEO Alibaba pada September 2019.
SoftBank yang dipimpin oleh Masayoshi Son akan mengusulkan tiga orang untuk menempati posisi baru yang ditinggalkan Ma, termasuk Yoshimoto Goto, yang sekarang menjabat Chief Financial Officer.
Jumlah anggota direksi juga akan ditambah menjadi 13 orang, demikian CGTN, media penyiaran China untuk saluran global.
Langkah Ma itu mengikuti Tadashi Yanai, pendiri sekaligus CEO Uniqlo Fast Retailing yang mengundurkan dari dari jajaran dewan direksi SoftBank pada akhir tahun lalu karena memilih fokus pada bisnis penjualan pakaian ritel yang dirintisnya.
SoftBank merupakan salah satu pemegang saham terbesar Alibaba dengan kepemilikan sebesar 29,4 persen.
SoftBank mengumumkan secara resmi pengunduran diri orang terkaya di China itu pada Senin.
Pengunduran diri Ma dari perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang, itu terjadi setelah dia juga secara formal menarik diri dari kegiatan bisnis untuk konsentrasi di bidang filantropi.
Ma bergabung dengan SoftBank pada 2007. Sebelumnya Ma juga mundur dari CEO Alibaba pada September 2019.
SoftBank yang dipimpin oleh Masayoshi Son akan mengusulkan tiga orang untuk menempati posisi baru yang ditinggalkan Ma, termasuk Yoshimoto Goto, yang sekarang menjabat Chief Financial Officer.
Jumlah anggota direksi juga akan ditambah menjadi 13 orang, demikian CGTN, media penyiaran China untuk saluran global.
Langkah Ma itu mengikuti Tadashi Yanai, pendiri sekaligus CEO Uniqlo Fast Retailing yang mengundurkan dari dari jajaran dewan direksi SoftBank pada akhir tahun lalu karena memilih fokus pada bisnis penjualan pakaian ritel yang dirintisnya.
SoftBank merupakan salah satu pemegang saham terbesar Alibaba dengan kepemilikan sebesar 29,4 persen.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Wakil Ketua KPK: Vonis Harvey Moeis tidak sesuai peraturan MA
28 January 2025 16:55 WIB, 2025
Korupsi timah, MA: Pengembalian aset Helena Lim karena tak terkait kejahatan
03 January 2025 14:23 WIB, 2025
Kejagung periksa kembali OC Kaligis terkait kasus Zarof Ricar terkait suap di MA
26 November 2024 13:43 WIB, 2024