52.000 ton bawang putih impor masuk Indonesia
Kamis, 16 April 2020 12:45 WIB
Arsip-Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto, memantau kedatangan bawang putih impor di Balai Karantina Tanjung Perak, Surabaya. (ANTARA/HO/Kementerian Pertanian)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan hingga saat ini sebanyak 52.000 ton bawang putih impor dari China sudah masuk ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pasokan impor tersebut masuk ke Tanah Air dalam beberapa tahap.
"Sampai dengan sekarang, yang sudah masuk 52.000 ton bawang putih dari China," kata Brigjen Daniel saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Selanjutnya, ribuan ton bawang putih itu didistribusikan ke pasar-pasar di seluruh Indonesia. "Untuk semua masyarakat, termasuk pedagang kecil seperti tukang nasi goreng," ujarnya pula.
Tambahan stok bawang putih impor tersebut diharapkan bisa menurunkan harga bawang putih di pasaran yang kini berkisar Rp50 ribu per kilogram.
Satgas Pangan Polri pun terus memantau dan mengawal distribusi bahan pokok hingga ke pasar dan ke konsumen untuk menjamin ketersediaan pangan dan memastikan tidak ada kekurangan pasokan.
Daniel memastikan stok bawang putih di pasaran terjamin hingga bulan Ramadhan dan Lebaran mendatang. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan bawang putih. "Pemerintah menjamin," katanya pula.
Kapolri Jenderal Idham Azis pun telah menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1148/IV/OPS.2./2020 tertanggal 9 April 2020 tentang instruksi kepada jajarannya agar menjamin distribusi bahan pokok dan kebutuhan masyarakat lainnya.
Dalam surat tersebut, Kapolri meminta jajaran Lalu Lintas dan Sabhara mengawal jalur distribusi bahan pokok dan kebutuhan masyarakat secara umum. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok hingga ke tangan konsumen.
Pasokan impor tersebut masuk ke Tanah Air dalam beberapa tahap.
"Sampai dengan sekarang, yang sudah masuk 52.000 ton bawang putih dari China," kata Brigjen Daniel saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Selanjutnya, ribuan ton bawang putih itu didistribusikan ke pasar-pasar di seluruh Indonesia. "Untuk semua masyarakat, termasuk pedagang kecil seperti tukang nasi goreng," ujarnya pula.
Tambahan stok bawang putih impor tersebut diharapkan bisa menurunkan harga bawang putih di pasaran yang kini berkisar Rp50 ribu per kilogram.
Satgas Pangan Polri pun terus memantau dan mengawal distribusi bahan pokok hingga ke pasar dan ke konsumen untuk menjamin ketersediaan pangan dan memastikan tidak ada kekurangan pasokan.
Daniel memastikan stok bawang putih di pasaran terjamin hingga bulan Ramadhan dan Lebaran mendatang. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan bawang putih. "Pemerintah menjamin," katanya pula.
Kapolri Jenderal Idham Azis pun telah menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1148/IV/OPS.2./2020 tertanggal 9 April 2020 tentang instruksi kepada jajarannya agar menjamin distribusi bahan pokok dan kebutuhan masyarakat lainnya.
Dalam surat tersebut, Kapolri meminta jajaran Lalu Lintas dan Sabhara mengawal jalur distribusi bahan pokok dan kebutuhan masyarakat secara umum. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok hingga ke tangan konsumen.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang optimalisasi 3.000 hektare sawah tingkatkan ketahanan pangan
31 January 2026 9:23 WIB
Harga bawang merah Rp38.759 per kg, harga cabai rawit merah Rp50.115 per kg
28 January 2026 10:58 WIB
Wujudkan instruksi Megawati Soekarnoputri, Devi Suhartoni pacu sentra bawang merah di Musi Rawas Utara
24 January 2026 18:22 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB