Kurangi risiko corona, Pemkab OKI minta warga tunda perjalanan jauh
Sabtu, 4 April 2020 9:31 WIB
Petugas kesehatan memeriksa penumpang bus yang melintasi pintu keluar Tol Palembang-Kayuagung untuk mencegah penyebaran virus corona. (ANTARA/HO Pemkab OKI)
Kayuagung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir di Sumatera Selatan meminta warganya menunda perjalanan jauh guna mengurangi risiko penularan virus corona penyebab COVID-19.
“Jangan pergi dulu apalagi keluar daerah, tetap menghindari keramaian dan tetap menerapkan pola hidup bersih,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Iwan Setiawan di Kayuagung, Sabtu.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI mendapati satu lagi kasus positif COVID-19. Perempuan usia 20 tahun yang sebelumnya masuk dalam daftar pasien dalam pengawasan (PDP) positif terinfeksi virus corona menurut hasil pemeriksaan laboratorium pada 1 April.
Iwan mengatakan pasien perempuan itu sebelumnya melakukan perjalanan dari Solo dan Semarang dan dalam perjalanan pulang ke Palembang merasa tidak enak badan. Ia mengalami demam, batuk, dan sesak nafas.
Baca juga: Pemkab OKI perketat pengawasan jalur tol Palembang-Kayuagung
“Pasien dengan inisial T merupakan warga Kecamatan Tulung Selapan. Ia sudah melakukan isolasi mandiri sepulang dari perjalanan dan pada tanggal 29 Maret memeriksakan diri di RSMH secara mandiri,” kata dia, menambahkan, saat ini pasien tersebut menjalani isolasi dan perawatan di RSMH.
Hingga saat ini ada dua kasus positif COVID-19 di Kabupaten OKI. Pemerintah Kabupaten menelusuri riwayat kontak, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal pasien yang telah dinyatakan positif COVID-19 untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya penularan.
Baca juga: Pemkab OKI awasi pendatang dari zona merah COVID-19
“Jangan pergi dulu apalagi keluar daerah, tetap menghindari keramaian dan tetap menerapkan pola hidup bersih,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Iwan Setiawan di Kayuagung, Sabtu.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI mendapati satu lagi kasus positif COVID-19. Perempuan usia 20 tahun yang sebelumnya masuk dalam daftar pasien dalam pengawasan (PDP) positif terinfeksi virus corona menurut hasil pemeriksaan laboratorium pada 1 April.
Iwan mengatakan pasien perempuan itu sebelumnya melakukan perjalanan dari Solo dan Semarang dan dalam perjalanan pulang ke Palembang merasa tidak enak badan. Ia mengalami demam, batuk, dan sesak nafas.
Baca juga: Pemkab OKI perketat pengawasan jalur tol Palembang-Kayuagung
“Pasien dengan inisial T merupakan warga Kecamatan Tulung Selapan. Ia sudah melakukan isolasi mandiri sepulang dari perjalanan dan pada tanggal 29 Maret memeriksakan diri di RSMH secara mandiri,” kata dia, menambahkan, saat ini pasien tersebut menjalani isolasi dan perawatan di RSMH.
Hingga saat ini ada dua kasus positif COVID-19 di Kabupaten OKI. Pemerintah Kabupaten menelusuri riwayat kontak, keluarga, dan lingkungan tempat tinggal pasien yang telah dinyatakan positif COVID-19 untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya penularan.
Baca juga: Pemkab OKI awasi pendatang dari zona merah COVID-19
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
Banjir di OKI Sumsel meluas ke enam kecamatan, BPBD ingatkan warga tingkatkan kewaspadaan
20 January 2026 7:15 WIB
OKI salurkan 142.700 kilogram benih padi dari Kementan untuk sawah terdampak banjir
15 January 2026 8:16 WIB
PT Bumi Andalas Permai salurkan bantuan mesin pemotong rumput ke desa binaan Kabupaten OKI
19 December 2025 9:23 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB