Tiga siswi SMA dilarikan ke puskesmas karena kabut asap
Selasa, 10 September 2019 16:40 WIB
Salah seorang siswi SMAN 1 Sukadana, Kayong Utara,, yang dilarikan ke puskesmas setempat karena mengalami gangguan akibat pengaruh kabut asap yang pekat, Selasa (10/9/19) (HO)
Pontianak (ANTARA) - Sebanyak tiga siswi SMAN 1 Sukadana, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, harus dilarikan ke puskesmas terdekat disebabkan menderita gangguan pada saluran pernapasan yang dipicu pekatnya kabut asap akhir-akhir ini.
"Hari ini tiga siswi SMAN 1 Sukadana dirawat di Puskesmas Sukadana karena sesak nafas," kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kayong Utara Almustahar saat dihubungi di Sukadana, Kayong Utara, Selasa.
Baca juga: BMKG: Asap mulai dominasi cuaca di Kota Palembang
Berdasarkan laporan yang ia terima, lebih dari 100 siswa SMAN 1 Seponti, Kabupaten Kayong Utara, terserang gejala ISPA mulai dari batuk, bersin, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas.
Baca juga: Kabut asap semakin tebal di Kota Batam
Menurut dia, kondisi kabut asap yang semakin parah berdampak pada banyak siswa dan guru terserang penyakit batuk dan sakit pernafasan sehingga situasi saat ini sudah tidak memungkinkan untuk meneruskan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Karena asap sudah masuk sampai dalam ruangan guru dan kelas sampai saat ini," kata dia.
Baca juga: Asap Karhutla Pekanbaru semakin pekat, jarak pandang hanya 800 meter
Ia berharap, pemerintah daerah dan provinsi segera melakukan tindakan cepat atas kabut asap yang semakin parah. Seperti segera meliburkan kegiatan belajar dan mengajar, membagikan masker dan melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada siswa dan masyarakat umum.
"Saya sudah lapor ke dinas provinsi sejak minggu lalu namun belum ada instruksi lanjutan terkait hal tersebut selain disarankan untuk melakukan kegiatan di dalam ruangan saja, namun melihat situasi sekarang belajar di dalam ruangan pun sudah tidak memungkinkan," ujar dia.
Baca juga: Lahan terbakar di Sumsel capai 2.000 hektare
Baca juga: Kabut asap di Palembang dipicu keberadaan 115 titik panas
"Hari ini tiga siswi SMAN 1 Sukadana dirawat di Puskesmas Sukadana karena sesak nafas," kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kayong Utara Almustahar saat dihubungi di Sukadana, Kayong Utara, Selasa.
Baca juga: BMKG: Asap mulai dominasi cuaca di Kota Palembang
Berdasarkan laporan yang ia terima, lebih dari 100 siswa SMAN 1 Seponti, Kabupaten Kayong Utara, terserang gejala ISPA mulai dari batuk, bersin, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas.
Baca juga: Kabut asap semakin tebal di Kota Batam
Menurut dia, kondisi kabut asap yang semakin parah berdampak pada banyak siswa dan guru terserang penyakit batuk dan sakit pernafasan sehingga situasi saat ini sudah tidak memungkinkan untuk meneruskan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Karena asap sudah masuk sampai dalam ruangan guru dan kelas sampai saat ini," kata dia.
Baca juga: Asap Karhutla Pekanbaru semakin pekat, jarak pandang hanya 800 meter
Ia berharap, pemerintah daerah dan provinsi segera melakukan tindakan cepat atas kabut asap yang semakin parah. Seperti segera meliburkan kegiatan belajar dan mengajar, membagikan masker dan melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada siswa dan masyarakat umum.
"Saya sudah lapor ke dinas provinsi sejak minggu lalu namun belum ada instruksi lanjutan terkait hal tersebut selain disarankan untuk melakukan kegiatan di dalam ruangan saja, namun melihat situasi sekarang belajar di dalam ruangan pun sudah tidak memungkinkan," ujar dia.
Baca juga: Lahan terbakar di Sumsel capai 2.000 hektare
Baca juga: Kabut asap di Palembang dipicu keberadaan 115 titik panas
Pewarta : Rizal/Teguh
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
16 orang tewas akibat tabrakan maut bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara
06 May 2026 15:59 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan berencana di Serpong Utara akibat sakit hati
22 April 2026 9:34 WIB
Gempa magnitudo 5,9 guncang Nias Utara Minggu dini hari, BMKG imbau warga waspada susulan
19 April 2026 9:14 WIB
BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias
19 April 2026 9:04 WIB
BMKG ingatkan potensi hujan di pegunungan Sumut, waspadai longsor di titik rawan
11 April 2026 19:54 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB