79 rumah warga rusak diterjang puting beliung
Sabtu, 7 September 2019 15:43 WIB
Petugas BPBD Solok Selatan memotong pohon dan menimpa rumah warga akibat angin puting beliung. (HO BPBD Solok Selatan)
Padang Aro (ANTARA) - Terjangan puting beliung menyebabkan 79 rumah warga rusak di Kecamatan Pauah Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat sore (6/9).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Inroni Muharamsyah di Padang Aro, Sabtu, mengatakan bahwa terjangan puting beliung menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang, dan 38 rumah rusak ringan.
Perinciannya, bencana itu menyebabkan 37 rumah rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp12,8 juta di Nagari Kapau Alam Pauh Duo. Dua keluarga dari nagari itu harus mengungsi ke rumah kerabat karena rumahnya rusak.
Di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, puting beliung menyebabkan kerusakan 31 rumah, memaksa lima keluarga mengungsi, dan menimbulkan kerugian Rp43 juta.
Bencana itu juga mengakibatkan 11 rumah rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp188,8 juta di Nagari Pauh Duo Nan Batigo.
"Di Nagari Pauh Duo Nan Batigo dua rumah gadang roboh tertimpa pohon dengan kerugian mencapai Rp140 juta," kata Inroni.
"Saat ini petugas masih melakukan pembersihan kayu tumbang. Sedangkan untuk membersihkan rumah warga yang terdampak, (petugas) dibantu masyarakat sekitar," katanya.
BPBD, menurut dia, saat ini menunggu bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi untuk disalurkan kepada korban bencana.
"Tenda ada, tapi tidak cukup, makanya tunggu yang dari provinsi dulu baru sekalian didistribusikan supaya tidak berebut," ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Inroni Muharamsyah di Padang Aro, Sabtu, mengatakan bahwa terjangan puting beliung menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 32 rumah rusak sedang, dan 38 rumah rusak ringan.
Perinciannya, bencana itu menyebabkan 37 rumah rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp12,8 juta di Nagari Kapau Alam Pauh Duo. Dua keluarga dari nagari itu harus mengungsi ke rumah kerabat karena rumahnya rusak.
Di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, puting beliung menyebabkan kerusakan 31 rumah, memaksa lima keluarga mengungsi, dan menimbulkan kerugian Rp43 juta.
Bencana itu juga mengakibatkan 11 rumah rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp188,8 juta di Nagari Pauh Duo Nan Batigo.
"Di Nagari Pauh Duo Nan Batigo dua rumah gadang roboh tertimpa pohon dengan kerugian mencapai Rp140 juta," kata Inroni.
"Saat ini petugas masih melakukan pembersihan kayu tumbang. Sedangkan untuk membersihkan rumah warga yang terdampak, (petugas) dibantu masyarakat sekitar," katanya.
BPBD, menurut dia, saat ini menunggu bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi untuk disalurkan kepada korban bencana.
"Tenda ada, tapi tidak cukup, makanya tunggu yang dari provinsi dulu baru sekalian didistribusikan supaya tidak berebut," ujarnya.
Pewarta : Mario Sofia Nasution/ Erik IA
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB