5.182 haji khusus mulai kembali ke Tanah Air
Selasa, 20 Agustus 2019 17:37 WIB
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (UHK) Kementerian Agama Arfi Hatim memantau proses pemulangan jemaah haji khusus ke Tanah Air. (ANTARA/Hanni Sofia)
Mekkah (ANTARA) - Sebanyak 5.182 haji khusus mulai kembali ke Tanah Air sejak Jumat (16/8) setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadahnya di Tanah Suci Mekkah.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (UHK) Kementerian Agama Arfi Hatim di Jeddah, Selasa, mengatakan pihaknya terus memantau langsung proses pemulangan jamaah haji khusus ke Tanah Air.
Dengan memantau dan mengawasi proses kepulangan jamaah haji khusus itu, pihaknya bisa mengetahui pelayanan yang diberikan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) kepada jamaahnya.
“Kami terus melakukan pemantuan dan pengawasan kepada setiap PIHK,” katanya.
Arfi yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian PIHK Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Abdul Muhyi berkesempatan berdialog dengan beberapa jamaah haji khusus.
Ia juga diberikan beberapa masukan dan saran yang akan dijadikan bahan evaluasi perbaikan layanan pada tahun-tahun mendatang.
“Rata-rata menyampaikan secara umum pelayanan yang diberikan sudah baik, berdasarkan perjanjian atau kesepakatan, dan ada beberapa masukan dan saran dari jemaah akan menjadi bahan evaluasi kita,” jelas Arfi.
Isa Ibnu Sutopo (50) salah seorang jemaah haji khusus mengatakan dirinya senang sekali selama berada di Tanah Suci, pelayanan yang diberikan PIHK juga baik sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakatinya.
“Pelayanan yang diberikan sudah baik, kita juga nyaman saat di hotel, Arafah dan Mina,” ujar jamaah yang tergabung dalam PIHK Citra Wisata Dunia ini.
Ke depan, kata Arfi, mekanisme dan pola pengawasan PIHK khususnya di bandara akan menjadi bahan evaluasi untuk memonitoring dan memantau pelaksanaan ibadah haji khusus ini, di samping pengawasan dengan menggunakan sistem berbasis elektronik SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).
“Pengembangan dan penyempurnaan sistem pengawasan berbasis elektrik mutlak dilakukan untuk mendapatkan informasi data yang ril,” katanya.
Berdasarkan laporan PPIH Arab Saudi, sampai dengan Senin (19/08) jamaah haji khusus yang telah kembali ke Tanah Air berjumlah 5.182 orang, sehingga sampai hari ini pengawas PIHK telah memantau kepulangan sebanyak 126 PIHK. Sedangkan jamaah haji khusus yang wafat di Tanah Suci sebanyak 18 orang.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (UHK) Kementerian Agama Arfi Hatim di Jeddah, Selasa, mengatakan pihaknya terus memantau langsung proses pemulangan jamaah haji khusus ke Tanah Air.
Dengan memantau dan mengawasi proses kepulangan jamaah haji khusus itu, pihaknya bisa mengetahui pelayanan yang diberikan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) kepada jamaahnya.
“Kami terus melakukan pemantuan dan pengawasan kepada setiap PIHK,” katanya.
Arfi yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian PIHK Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Abdul Muhyi berkesempatan berdialog dengan beberapa jamaah haji khusus.
Ia juga diberikan beberapa masukan dan saran yang akan dijadikan bahan evaluasi perbaikan layanan pada tahun-tahun mendatang.
“Rata-rata menyampaikan secara umum pelayanan yang diberikan sudah baik, berdasarkan perjanjian atau kesepakatan, dan ada beberapa masukan dan saran dari jemaah akan menjadi bahan evaluasi kita,” jelas Arfi.
Isa Ibnu Sutopo (50) salah seorang jemaah haji khusus mengatakan dirinya senang sekali selama berada di Tanah Suci, pelayanan yang diberikan PIHK juga baik sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakatinya.
“Pelayanan yang diberikan sudah baik, kita juga nyaman saat di hotel, Arafah dan Mina,” ujar jamaah yang tergabung dalam PIHK Citra Wisata Dunia ini.
Ke depan, kata Arfi, mekanisme dan pola pengawasan PIHK khususnya di bandara akan menjadi bahan evaluasi untuk memonitoring dan memantau pelaksanaan ibadah haji khusus ini, di samping pengawasan dengan menggunakan sistem berbasis elektronik SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).
“Pengembangan dan penyempurnaan sistem pengawasan berbasis elektrik mutlak dilakukan untuk mendapatkan informasi data yang ril,” katanya.
Berdasarkan laporan PPIH Arab Saudi, sampai dengan Senin (19/08) jamaah haji khusus yang telah kembali ke Tanah Air berjumlah 5.182 orang, sehingga sampai hari ini pengawas PIHK telah memantau kepulangan sebanyak 126 PIHK. Sedangkan jamaah haji khusus yang wafat di Tanah Suci sebanyak 18 orang.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK selidiki dugaan pratik pemerasan pengurusan sertifikat K3 sebelum 2019 di Kemenaker
26 August 2025 7:41 WIB
Pejabat Kemenhub ditugasi kumpulkan uang untuk pemenangan Pilpres 2019
13 January 2025 16:59 WIB, 2025
Pimpinan DPRD Sumsel 2019-2024 berpamitan serahkan kursi ke dewan baru
24 September 2024 21:17 WIB, 2024
45 Anggota DPRD Banyuasin disumpah, Pj Bupati apresiasi anggota DPRD 2019-2024
11 September 2024 19:06 WIB, 2024
Kejati Sumsel tangkap buronan korupsi rehabilitasi jalan tahun 2019
14 November 2023 14:29 WIB, 2023
Kurs rupiah dinilai masih jauh lebih baik dibanding periode 2019-2020
08 November 2023 16:20 WIB, 2023
Kemenkominfo ungkap langkah tangani situs pemda disusupi judi online
20 January 2023 13:50 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB