Menag Lukman Hakim gelar malam konsolidasi untuk petugas haji di Arab Saudi
Rabu, 7 Agustus 2019 10:08 WIB
Amirul Hajj gelar malam konsolidasi untuk petugas haji di Arab Saudi (MCH 2019)
Mekkah (ANTARA) - Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin menggelar malam konsolidasi bagi para petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2019 menjelang pelaksanaan puncak musim haji.
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam acara Malam Konsolidasi yang digelar di gedung pertemuan Al Zekra Al Khaleda di Ar Rusayfah, Mekkah, Selasa malam waktu setempat mengingatkan kepada para petugas haji untuk berpegang pada Formula 5-5-3 terutama saat puncak musim haji nanti.
“Formula ini didasarkan pada fase penyelenggaraan ibadah haji, fase prawukuf-wukuf-pascawukuf,” katanya.
Lima hal yang perlu diperhatikan petugas saat fase prawukuf, kata Amirul Hajj, yakni mencermati pergerakan jamaah setelah penghentian distribusi katering, mencermati dampak penghentian bus shalawat, dan memantau kondisi kesehatan jamaah.
Selanjutnya yang keempat menyosialisasikan secara masif aktivitas yang akan dilakukan jamaah ketika berada di Armuzna (Arafah-Mina-Muzdalifah) dan kelima memberikan bimbingan manasik haji selama di Armuzna.
“Sedangkan saat wukuf ada lima hal yang harus menjadi perhatian petugas,” katanya.
Lima hal yang dimaksud yakni melakukan penyisiran di setiap hotel pada masing-masing kloter pada 8 Zulhijah dimana setiap sektor tidak boleh ada jamaah yang tertinggal di hotel.
Kedua, memastikan pada 9 Zulhijah 1440 H semua jamaah sudah ada di Arafah dan ketiga mencermati pergerakan jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah, karena bus yg akan mengangkut jamaah jumlahnya sangat terbatas sekitar 21 bus.
Keempat mencermati pergerakan dari Muzdalifah ke Mina dengan bus yang lebih sedikit atau sebanyak 5 bus. Kemudian kelima yakni memastikan pergerakan jamaah dari Mina kembali ke hotel.
“Kemudian pascawukuf ada tiga hal yang perlu diperhatikan petugas,” katanya.
Tiga hal yang dimaksud yakni setiap petugas harus kembali ke daerah kerjanya masing-masing baik di Madinah, Mekkah, maupun bandara.
Hal kedua yakni setiap petugas harus memastikan kepulangan kloter-kloter pertama ke tanah air dan memastikan pergerakan jamaah khususnya gelombang 2 dari Mekkah ke Madinah.
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam acara Malam Konsolidasi yang digelar di gedung pertemuan Al Zekra Al Khaleda di Ar Rusayfah, Mekkah, Selasa malam waktu setempat mengingatkan kepada para petugas haji untuk berpegang pada Formula 5-5-3 terutama saat puncak musim haji nanti.
“Formula ini didasarkan pada fase penyelenggaraan ibadah haji, fase prawukuf-wukuf-pascawukuf,” katanya.
Lima hal yang perlu diperhatikan petugas saat fase prawukuf, kata Amirul Hajj, yakni mencermati pergerakan jamaah setelah penghentian distribusi katering, mencermati dampak penghentian bus shalawat, dan memantau kondisi kesehatan jamaah.
Selanjutnya yang keempat menyosialisasikan secara masif aktivitas yang akan dilakukan jamaah ketika berada di Armuzna (Arafah-Mina-Muzdalifah) dan kelima memberikan bimbingan manasik haji selama di Armuzna.
“Sedangkan saat wukuf ada lima hal yang harus menjadi perhatian petugas,” katanya.
Lima hal yang dimaksud yakni melakukan penyisiran di setiap hotel pada masing-masing kloter pada 8 Zulhijah dimana setiap sektor tidak boleh ada jamaah yang tertinggal di hotel.
Kedua, memastikan pada 9 Zulhijah 1440 H semua jamaah sudah ada di Arafah dan ketiga mencermati pergerakan jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah, karena bus yg akan mengangkut jamaah jumlahnya sangat terbatas sekitar 21 bus.
Keempat mencermati pergerakan dari Muzdalifah ke Mina dengan bus yang lebih sedikit atau sebanyak 5 bus. Kemudian kelima yakni memastikan pergerakan jamaah dari Mina kembali ke hotel.
“Kemudian pascawukuf ada tiga hal yang perlu diperhatikan petugas,” katanya.
Tiga hal yang dimaksud yakni setiap petugas harus kembali ke daerah kerjanya masing-masing baik di Madinah, Mekkah, maupun bandara.
Hal kedua yakni setiap petugas harus memastikan kepulangan kloter-kloter pertama ke tanah air dan memastikan pergerakan jamaah khususnya gelombang 2 dari Mekkah ke Madinah.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK selidiki dugaan pratik pemerasan pengurusan sertifikat K3 sebelum 2019 di Kemenaker
26 August 2025 7:41 WIB
Pejabat Kemenhub ditugasi kumpulkan uang untuk pemenangan Pilpres 2019
13 January 2025 16:59 WIB, 2025
Pimpinan DPRD Sumsel 2019-2024 berpamitan serahkan kursi ke dewan baru
24 September 2024 21:17 WIB, 2024
45 Anggota DPRD Banyuasin disumpah, Pj Bupati apresiasi anggota DPRD 2019-2024
11 September 2024 19:06 WIB, 2024
Kejati Sumsel tangkap buronan korupsi rehabilitasi jalan tahun 2019
14 November 2023 14:29 WIB, 2023
Kurs rupiah dinilai masih jauh lebih baik dibanding periode 2019-2020
08 November 2023 16:20 WIB, 2023
Kemenkominfo ungkap langkah tangani situs pemda disusupi judi online
20 January 2023 13:50 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB
Gempa magnitudo 5,9 guncang Nias Utara Minggu dini hari, BMKG imbau warga waspada susulan
19 April 2026 9:14 WIB
BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias
19 April 2026 9:04 WIB
Operasi serentak di Jakarta Timur jaring 7,63 kuintal ikan sapu-sapu dari Sungai Ciliwung
17 April 2026 9:40 WIB