Menaker ajak praktisi dukung program pembangunan SDM
Minggu, 7 Juli 2019 8:23 WIB
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri. (ANTARA/HO-Kementerian Ketenagakerjaan)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengajak para praktisi sumber daya manusia (SDM) agar mendukung progam pembangunan SDM yang menjadi prioritas pemerintah di tahun 2019.
"Praktisi SDM memiliki tantangan yang cukup berat dalam tren perkembangannya saat ini. Salah satunya kemampuan praktisi SDM ini untuk terus mencetak tenaga profesional di Indonesia dengan jumlah yang banyak dan merata," katanya melalui siaran pers di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan para praktisi SDM memiliki tugas mengelola dan mengembangkan SDM agar dapat menjadi garda depan dalam mendukung pembangunan SDM di Indonesia.
Hanif juga menyampaikan bahwa pentingnya peran praktisi SDM dalam mengatasi problem "missmatch" ketenagakerjaan di Indonesia, salah satunya terkait dengan relevansi input SDM dengan permintaan di pasar kerja.
Selain itu, katanya, pembangunan SDM harus menjadi tumpuan bangsa Indonesia untuk maju, berkembang, dan menjadi negara makmur dan berkeadilan.
"Dalam pembangunan SDM kita juga mendorong agar investasi SDM menjadi kunci agar Indonesia dapat berkembang dengan pesat dan mampu bersaing di tingkar global," katanya.
Dia juga ingin mendorong kepada para praktisi agar memperhatikan kualitas SDM terutama di sektor pertanian atau agrobisnis sehingga, ekonomi perdesaan dan keluarga bisa meningkat
Ia menilai hal ini karena produktivitas di sektor pertanian tersebut masih rendah dibandingkan produktivitas di sektor lain seperti manufaktur.
Kepada dunia usaha ia meminta agar dalam proses perekrutan tenaga kerja, tidak hanya melihat dari sektor pendidikan formal, melainkan perlunya syarat kompetensi yang diperlukan.
SDM dan dunia usaha, katanya, harus berjalan secara berimbang dan saling mendukung. Apalagi di era yang berubah dengan sangat cepat seperti saat ini, SDM harus disiapkan secara matang untuk menghadapi perubahan.
"Inovasi sangat penting dilakukan oleh pekerja maupun pengusaha. Kita juga dorong partisipasi dunia usaha untuk menyiapkan SDM yang siap mengikuti perkembangan dan perubahan jaman," kata Menaker.
"Praktisi SDM memiliki tantangan yang cukup berat dalam tren perkembangannya saat ini. Salah satunya kemampuan praktisi SDM ini untuk terus mencetak tenaga profesional di Indonesia dengan jumlah yang banyak dan merata," katanya melalui siaran pers di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan para praktisi SDM memiliki tugas mengelola dan mengembangkan SDM agar dapat menjadi garda depan dalam mendukung pembangunan SDM di Indonesia.
Hanif juga menyampaikan bahwa pentingnya peran praktisi SDM dalam mengatasi problem "missmatch" ketenagakerjaan di Indonesia, salah satunya terkait dengan relevansi input SDM dengan permintaan di pasar kerja.
Selain itu, katanya, pembangunan SDM harus menjadi tumpuan bangsa Indonesia untuk maju, berkembang, dan menjadi negara makmur dan berkeadilan.
"Dalam pembangunan SDM kita juga mendorong agar investasi SDM menjadi kunci agar Indonesia dapat berkembang dengan pesat dan mampu bersaing di tingkar global," katanya.
Dia juga ingin mendorong kepada para praktisi agar memperhatikan kualitas SDM terutama di sektor pertanian atau agrobisnis sehingga, ekonomi perdesaan dan keluarga bisa meningkat
Ia menilai hal ini karena produktivitas di sektor pertanian tersebut masih rendah dibandingkan produktivitas di sektor lain seperti manufaktur.
Kepada dunia usaha ia meminta agar dalam proses perekrutan tenaga kerja, tidak hanya melihat dari sektor pendidikan formal, melainkan perlunya syarat kompetensi yang diperlukan.
SDM dan dunia usaha, katanya, harus berjalan secara berimbang dan saling mendukung. Apalagi di era yang berubah dengan sangat cepat seperti saat ini, SDM harus disiapkan secara matang untuk menghadapi perubahan.
"Inovasi sangat penting dilakukan oleh pekerja maupun pengusaha. Kita juga dorong partisipasi dunia usaha untuk menyiapkan SDM yang siap mengikuti perkembangan dan perubahan jaman," kata Menaker.
Pewarta : Aubrey Kandelila Fanani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamenaker sebut peningkatan SDM diperlukan untuk perluas kesempatan kerja
28 September 2024 20:01 WIB, 2024
Unsri Palembang wajibkan semua dosen melakukan pengabdian masyarakat
01 November 2019 15:52 WIB, 2019
Pemerintah anggarkan Rp492,5 triliun untuk peningkatan kualitas SDM dan Pendidikan
23 July 2019 14:28 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu, 16 September 2026: Cerah hingga cerah berawan
16 September 2026 9:18 WIB
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB